Tuhan Yang Mencukupkan

Pernahkah Anda melakukan sebuah perjalanan yang sangat jauh? Saat perjalanan jauh tentunya kita membutuhkan energi baru demi tercukupinya kekuatan untuk tiba di ujung perjalanan. Tanpa terpenuhinya energi baru, maka perjalanan pun dirasa akan sangat berat dan melelahkan.

Atas penentuan Tuhan, bangsa Israel pun harus menempuh perjalanan yang begitu panjang dan melelahkan di bawah kepemimpinan Musa. Tuhan tahu persis tentang apa yang dibutuhkan bangsa pilihan-Nya itu. Mereka butuh air dan makanan yang cukup. Karena itulah Tuhan menjamin ketersediaan kebutuhan bangsa itu dengan berkata, “Kumpulkanlah bangsa itu, maka Aku akan memberikan air kepada mereka” (ay. 16). Tercukupinya kebutuhan itu oleh Tuhan membuat bangsa itu bersukacita selama perjalanan, setidaknya dalam bagian ini. Ungkapan sukacita itu terlukis dalam pujian mereka, “Berbual-buallah hai sumur! Mari kita bernyanyi-nyanyi berbalas-balasan karena sumur yang digali oleh raja-raja” (ay. 17). Jaminan kecukupan ini membuat bangsa Israel merasa aman dalam pimpinan Tuhan.

Tuhan Allah kita adalah Tuhan yang tidak pernah berubah untuk mencukupi kebutuhan umat-Nya. Tuhan menjamin bahwa setiap orang yang mencari-Nya, tidak akan kekurangan sesuatu pun yang baik (Mzm. 34:11). Bahkan di tengah perjalanan hidup yang berat sekalipun, Ia berjanji akan memenuhi segala keperluan kita menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Flp. 4:19). Ketika Tuhan mencukupi kebutuhan kita, kiranya kita dapat semakin mengenal-Nya sebagai Allah pemelihara hidup kita. -SYS

TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. –SYS/www.renunganharian.net

TUHAN ADALAH GEMBALAKU, TAKKAN KEKURANGAN AKU. –MAZMUR 23:1