Sekolah Cinta

Ada 6 bidang yang memengaruhi kebahagiaan seseorang sepanjang kehidupannya, yaitu: pekerjaan, persahabatan, kehidupan keluarga, kehidupan budaya, kekayaan, dan pelayanan masyarakat. Dan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kehidupannya adalah kehidupan dalam keluarga.

Apa yang terjadi dalam keluarga Ishak dapat kita jadikan sebuah pembelajaran. Sebagai orang tua, Ishak dan Ribka tidak memberikan teladan yang benar dalam hal kasih dan perhatian. Lihat saja bagaimana Ishak yang lebih mengasihi Esau, sementara Ribka lebih mengasihi Yakub. Kondisi seperti ini tentu menimbulkan persepsi yang salah kepada anak-anak. Buntutnya, Ribka mendorong Yakub untuk menipu ayahnya karena ingin beroleh berkat kesulungan setelah sebelumnya Yakub juga menipu Esau! Keluarga ini pun di ambang kehancuran.

Elizabeth B. Hurlock, penulis buku (Psikologi Perkembangan) menyatakan bahwa anak-anak semestinya punya kehidupan yang bahagia semasa kanak-kanak. Jika tidak, maka kebiasaan tidak bahagia akan mudah berkembang. Thomas Jefferson (Presiden Amerika Serikat ke-3) berkata, “Saat-saat yang paling membahagiakan dalam hidupku adalah apabila aku berada di rumah bersama keluargaku.”

Keluarga adalah sekolah cinta di mana kita belajar mengasihi satu sama lain, sebelum kita bisa mengasihi orang lain. Anak-anak dapat mengasihi jika kita sebagai orang tua terlebih dahulu mengasihinya. Ketahuilah bahwa tidak ada ikatan yang lebih kuat selain ikatan keluarga. Jadi, berikan cinta buat keluargamu sebelum terlambat! –SYS/www.renunganharian.net

CINTA TUMBUH DALAM KELUARGA DAN TIDAK ADA IKATAN
YANG LEBIH KUAT SELAIN IKATAN DALAM KELUARGA.