Rekan Seperjalanan

Film Keluarga Cemara mengisahkan kehidupan keluarga yang dahulu kaya dan modern tetapi kemudian jatuh miskin. Abah sebagai kepala keluarga harus memimpin keluarganya dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang ia miliki. Beruntung ia memiliki seorang istri (Emak) yang selalu mendampingi, menjadi penyemangat untuk bisa bertahan menghadapi berbagai rintangan dalam perjalanan hidup keluarganya.

Musa adalah pribadi yang ditunjuk Tuhan untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Namun saat panggilan itu datang padanya, Ia menanggapinya dengan berbagai alasan. Ia merasa karena masa lalunya, ia tidak pantas untuk panggilan itu (Kel. 3:11). Ia juga takut jika bangsanya bertanya siapa yang mengutusnya. Takut bila ia tidak dipercaya (Kel. 3:13, 14). Ia juga mengungkapkan kelemahan dan keterbatasan yang ia miliki (ay. 10). Namun Tuhan menjawab keraguan dan ketakutan Musa dengan mengirimkan pendamping baginya yakni Harun, kakaknya sendiri. Harun akan menjadi rekan seperjalanan Musa. Harun akan menjadi suporter yang akan mendukung Musa dalam memenuhi panggilannya sebagai pemimpin bangsa Israel untuk keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian.

Seperti Emak menjadi suporter bagi Abah, dan Harun menjadi teman seperjalanan Musa, sebagai keluarga marilah kita menjadi penolong bagi sesama anggota keluarga. Menjadi yang terdepan memberikan dukungan bagi mereka yang mengalami pergumulan. Menjadi rekan seperjalanan bagi siapa pun yang dipercayakan Tuhan kepada kita. –LL/www.renunganharian.net

TEMAN SEPERJALANAN ITU SELALU HADIR DALAM KEADAAN
DAN SITUASI APA PUN, KHUSUSNYA DALAM MASA-MASA SULIT.