PENJELASAN TAHUN KELUARGA GKPB 2017

PENJELASAN TAHUN KELUARGA GKPB 2017

 

  1. Latar Belakang Tahun Keluarga GKPB 2017

Memperhatikan mandat sidang sinode 45, mempertimbangkan kesepakatan mandat itu dalam rapat-rapat rutin MSH dan staf, serta program dan anggaran Deptubin 2017, maka GKPB melalui Deptubin menetapkan bahwa Tahun 2017 menjadi Tahun Keluarga GKPB. Keluarga Kristen merupakan sebuah jemaat kecil yang berpusat pada Tuhan dan firmanNya sebagai dasar dan pedoman kehidupan. Disadari bahwa kualitas kehidupan bergereja dan bermasyarakat sangat ditentukan oleh kualitas kehidupan keluarga. Dalam Alkitab dan tradisi gereja sangat ditekankan pentingnya memelihara kehidupan  keluarga yang berpusat pada Tuhan (bdk. Keluaran 20:1-17, Matius 22:37-40). Seiring perjalanan waktu dan perkembangan yang ada maka terlihat sekarang ada pergeseran nilai-nilai yang seharusnya mendapat perhatian serius dari kita semua. Hal ini misalnya sangat terasa sbb:

(1). Kurangnya waktu bersama bagi keluarga Kristen untuk: Ibadah, makan, rekreasi bersama karena semakin banyaknya kesibukan dan kegiatan dari anggota keluarga masing-masing.

(2). Munculnya banyak permasalahan, percekcokan, bahkan perceraian di dalam Rumah Tangga Kristen.

(3). Melemahnya iman dan semangat keluarga Kristen dalam memberi segala bentuk perhatian dan tanggungjawabnya kepada gereja, masyarakat, pemerintah dan  Negara.

(4). Mulai terjadi beberapa cukup banyak   warga GKPB pindah ke gereja lain dan juga beralih agama dan iman ke agama dan iman lain karena perkawinan campuran.

  1. Tujuan Tahun Keluarga GKPB 2017

(a). Memberdayakan keluarga sebagai jemaat kecil yang hidup dalam persekutuan dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.

(b). Menghidupkan sinergisitas dan kepedulian anggota keluarga sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing dengan baik dan benar sesuai dengan firman Tuhan untuk jemaat dan masyarakat.

(c). Mempersiapkan alih kepemimpinan di dalam keluarga, jemaat, sinode, dan masyarakat.

  • Tema & Sub tema Tahun Keluarga GKPB 2017. Tema adalah “Menjadi Gereja Yang Memberkati”. Sub tema adalah “Keluarga: Bersekutu, Bersaksi, dan Melayani”
  • Simbol. Lima orang menggambarkan masing – masing katagorial yang bergandengan tangan menunjukkan kebersamaan yang harmonis dan sinergis di keluarga, jemaat dan sinode.
  • Liturgi & Kotbah khusus pada Ibadah Pembukaan dan Penutupan Tahun Keluarga GKPB 2017 disiapkan oleh Deptubin GKPB
  • Buku Panduan Menjadi Gereja Yang memberkati, disiapkan oleh Deptubin dan anggota tim penyusun.
  • Jadwal Pelayanan Ibadah Minggu 15 Januari & Ibadah Minggu 31 Desember 2017 bagi Para Pendeta di lembaga untuk pelayanan di salah satu jemaat di 8 Wilayah Pelayanan GKPB dibuat oleh Sekum GKPB.
  • Isi acara Tahun Keluarga GKPB 2017 sbb:
  • a)Pembukaan Tahun Keluarga GKPB 2017 dilaksanakan pada hari Minggu 15 Januari 2017 di Jemaat-Jemaat GKPB seluruh Bali dan Penutupannya dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Desember 2017 juga dilaksanakan di Jemaat-Jemaat GKPB seluruh Bali.
  • b)Kebaktian keluarga di pagi atau malam hari dalam keluarga-keluarga di masing-masing jemaat dan Departemen serta Lembaga Khusus supaya ditingkatkan & dibangkitkan kembali. Buku Puji & Janji beserta Renungan Janji Hidup terbitan Deptubin GKPB menjadi referensi utama.
  • c)Kebaktian Rumah Tangga (RT) dan Kebaktian Pemahaman Alkitab (PA) di Jemaat-Jemaat GKPB seluruh Bali lebih ditingkatkan & dibangkitkan kembali. PA dilaksanakan di jemaat masing-masing setidak-tidaknya 1 (satu) kali dalam sebulan dengan menggunakan Buku Panduan PA yang sudah disiapkan oleh Deptubin GKPB. Di samping itu dapat juga dilaksanakan PA di Wilayah Pelayanan masing-masing setidak-tidaknya 2 (dua) kali dalam setahun.
  • d)Perkunjungan dan diakonia jemaat-jemaat intern GKPB supaya diteruskan dan dimantapkan. Dapat juga dilaksanakan di antara jemaat-jemaat yang ada hubungan pertumbuhan dan perkembangan secara historis. Tetapi sasaran utama dari perkunjungan dan diakonia ini adalah Balai Pembinaan Iman (BPI) yang ada di GKPB.
  • e)Persembahan rutin keluarga setiap bulan khususnya kepada jemaat-jemaat di mana telah terdaftar menjadi anggota tetap supaya semakin ditingkatkan dan dimantapkan.
  • f)Pelayanan injil damai sejahtera Tuhan lewat membangun hubungan baik di dalam keluarga-keluarga berkeyakinan berbeda perlu tetap dibangun, dijaga, dan dimantapkan.
  • g)Persekutuan Doa di masing-masing jemaat atau departemen atau lembaga khusus supaya dibangun, dibangkitkan, ditingkatkan, dan
  • h)Ceria GKPB Sehari supaya dilaksanakan dan dikoordinir oleh Panitia Khusus bekerja sama dengan Pengurus Inti Katagorial GKPB masing-masing.
  • i)Tabungan/Celengan keluarga supaya diadakan di keluarga, jemaat, departemen/lembaga khusus masing-masing untuk mendukung setiap gerakan solidaritas GKPB secara sinodal.
  • j)Ibadah Bulan Kontekstualisasi Bali supaya dilaksanakan di jemaat, departemen, lembaga khusus masing-masing untuk mendukung penggunaan budaya-budaya (bahasa, pakaian, musik, hiasan, makanan, dll) daerah Bali.
  • k)Ibadah Tahun Kontekstualisasi Indonesia (Nasional) supaya dilaksanakan serempak di Jemaat masing-masing dalam rangka Merayakan HUT RI ke-72.
  • l)Sejarah Pertumbuhan & Perkembangan Jemaat, Departemen, Lembaga khusus supaya dibuat, ditinjau, dan disempurnakan kembali.
  • m)Momment of Unity (MoU). Momen kebersamaan bersama keluarga dalam bentuk makan bersama masing – masing keluarga, supaya dilaksanakan di Jemaat – Jemaat GKPB seluruh Bali.
  1. Isi acara Tahun Keluarga GKPB 2017 sbb:
  • a)Pembukaan Tahun Keluarga GKPB 2017 dilaksanakan pada hari Minggu 15 Januari 2017 di Jemaat-Jemaat GKPB seluruh Bali dan Penutupannya dilaksanakan pada hari Minggu, 31 Desember 2017 juga dilaksanakan di Jemaat-Jemaat GKPB seluruh Bali.
  • b)Kebaktian keluarga di pagi atau malam hari dalam keluarga-keluarga di masing-masing jemaat dan Departemen serta Lembaga Khusus supaya ditingkatkan & dibangkitkan kembali. Buku Puji & Janji beserta Renungan Janji Hidup terbitan Deptubin GKPB menjadi referensi utama.
  • c)Kebaktian Rumah Tangga (RT) dan Kebaktian Pemahaman Alkitab (PA) di Jemaat-Jemaat GKPB seluruh Bali lebih ditingkatkan & dibangkitkan kembali. PA dilaksanakan di jemaat masing-masing setidak-tidaknya 1 (satu) kali dalam sebulan dengan menggunakan Buku Panduan PA yang sudah disiapkan oleh Deptubin GKPB. Di samping itu dapat juga dilaksanakan PA di Wilayah Pelayanan masing-masing setidak-tidaknya 2 (dua) kali dalam setahun.
  • d)Perkunjungan dan diakonia jemaat-jemaat intern GKPB supaya diteruskan dan dimantapkan. Dapat juga dilaksanakan di antara jemaat-jemaat yang ada hubungan pertumbuhan dan perkembangan secara historis. Tetapi sasaran utama dari perkunjungan dan diakonia ini adalah Balai Pembinaan Iman (BPI) yang ada di GKPB.
  • e)Persembahan rutin keluarga setiap bulan khususnya kepada jemaat-jemaat di mana telah terdaftar menjadi anggota tetap supaya semakin ditingkatkan dan dimantapkan.
  • f)Pelayanan injil damai sejahtera Tuhan lewat membangun hubungan baik di dalam keluarga-keluarga berkeyakinan berbeda perlu tetap dibangun, dijaga, dan dimantapkan.
  • g)Persekutuan Doa di masing-masing jemaat atau departemen atau lembaga khusus supaya dibangun, dibangkitkan, ditingkatkan, dan
  • h)Ceria GKPB Sehari supaya dilaksanakan dan dikoordinir oleh Panitia Khusus bekerja sama dengan Pengurus Inti Katagorial GKPB masing-masing.
  • i)Tabungan/Celengan keluarga supaya diadakan di keluarga, jemaat, departemen/lembaga khusus masing-masing untuk mendukung setiap gerakan solidaritas GKPB secara sinodal.
  • j)Ibadah Bulan Kontekstualisasi Bali supaya dilaksanakan di jemaat, departemen, lembaga khusus masing-masing untuk mendukung penggunaan budaya-budaya (bahasa, pakaian, musik, hiasan, makanan, dll) daerah Bali.
  • k)Ibadah Tahun Kontekstualisasi Indonesia (Nasional) supaya dilaksanakan serempak di Jemaat masing-masing dalam rangka Merayakan HUT RI ke-72.
  • l)Sejarah Pertumbuhan & Perkembangan Jemaat, Departemen, Lembaga khusus supaya dibuat, ditinjau, dan disempurnakan kembali.
  • m)Momment of Unity (MoU). Momen kebersamaan bersama keluarga dalam bentuk makan bersama masing – masing keluarga, supaya di-laksanakan di Jemaat – Jemaat GKPB seluruh Bali.