Orang Benar di Dengar Tuhan

Pendeta pada umumnya dipandang sebagai orang benar, yang hidup dekat dengan Tuhan. Karena itu, tidak sedikit orang memahami bahwa doa seorang pendeta pasti di dengar Tuhan, doa pendeta pasti manjur. Apakah benar demikian?

Sebuah doa di dengar atau tidak oleh Tuhan memang tergantung pada siapa yang berdoa. Raja Daud dalam Kitab Mazmur : 16-1a menuliskan: “Mata TUHAN tertuju kepada orang- orang benar, dan telingaNya, kepada teriakan mereka minta tolong. Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.” Orang-orang benar adalah orang yang doanya di dengar oleh Tuhan. Lalu apa kriteria orang benar menurut Alkitab? Sebuah sumber menuliskan ciri- ciri orang benar yaitu: 1. Saleh (memperhatikan sikap hidup/bertanggung jawab). 2. Jujur yang diartikan juga tulus, polos, terus terang. . Takut akan Allah. . Menjauhi kejahatan. Ketika kita menunjukkan sikap hidup sebagai orang benar di hadapan Tuhan, barulah kita dapat menerima pemenuhan firman Tuhan Yesus yang mengatakan: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan.”

Tidak ada salahnya untuk kita meminta doa dari seorang pendeta. Namun, hal ini kiranya tidak dilakukan karena kita sebagai jemaat merasa malas untuk jadi orang benar, lebih suka hidup sesuka hati dari pada ribet, harus saleh, harus jujur, harus berhenti gossip, harus berhenti KKN, harus berhenti iri hati, harus berhenti selingkuh, harus berhenti jadi orang keras hati dan sebagainya. Hidup benar, dan menjadi orang benar di hadapan Tuhan, bukan hanya tanggung jawab pendeta atau penatua, tetapi semua orang Kristen harus berusaha hidup sebagai orang benar. Seseorang disebut sebagai orang benar bukan karena profesi atau jabatan yang ia miliki. Pendeta pun bisa jadi tidak dengar doanya oleh Tuhan kalau ia berhenti untuk hidup sebagai orang benar. Saya yakin kita semua berharap selalu diperhatikan dan didengar oleh Tuhan, karena itu marilah kita terus berjuang untuk hidup sebagai orang benar. Ini tidak sulit, selama kita dengan rendah hati berserah dan memberikan kuasa Roh Kudus bekerja dalam diri kita. ( DS )

 

Bacaan Alkitab: Efesus 1: 11-14; 2 Timotius 3: 10-17

Doa: Ampunilah kami ya Tuhan, kalau kami lebih banyak menuntut agar doa-doa kami di dengar dan dikabulkan, tetapi kami tidak mau hidup sebagai orang benar seperti yang Tuhan Yesus harapkan. Amin.