Belajar Dari Roh Kudus

S.Nasution memberikan teori bahwa pendidikan adalah sebuah proses meneruskan nilai, pengetahuan, ketrampilan dan bentuk kelakuan lainnya menurut apa yang diharapkan oleh masyarakat. Tujuan seseorang belajar adalah untuk mengalami perubahan dari yang tidak tahu menjadi tahu, memiliki kepandaian untuk peningkatan kualitas diri, perilaku hidup, ketrampilan dan berbagai kemampuan lainnya. Ketika seseorang dalam proses belajar ia harus fokus supaya apa yang dipelajari bisa dicerna, diserap lalu dipraktekkan dalam tindakan setiap hari.

Nehemia mengumpulkan bangsa Israel dan bersama menaikkan pengakuan dosa dan doa permintaan untuk mengingatkan mereka kembali perjalanan kehidupan nenek moyang mereka. Tujuannya sederhana agar mereka belajar dari kehidupan nenek moyang yang dituntun oleh Tuhan. Hal utama yang ingin disampaikan oleh Nehemia kepada orang Israel mengenai kehidupan nenek moyang bangsa Israel adalah kemauan untuk menerima pengajaran dari Allah. Abraham menjadi contoh utama untuk menunjukkan ketaatan melakukan perintah Allah. Abraham belajar hidup menurut ketetapan Allah dan belajar mempercayakan diri hanya kepada Allah.

Tuntunan Allah kepada umatNya tetap berlanjut sampai kehadiran Yesus sebagai manusia di tengah-tengah keturunan Israel. Kepada Murid-muridNya Yesus berpesan agar mereka yang telah mengikuti Dia dalam masa pelayanan yang singkat di dunia tidak hanya belajar dari Sang Guru, tetapi belajar juga dari Penghibur yang akan datang kemudian setelah Yesus tidak bersama dengan mereka. Roh Kudus yang akan diutus kepada mereka akan mendampingi dan mengingatkan mereka apa yang telah diajarkan oleh Yesus. Roh Kudus akan mengubah mereka yang tadinya adalah murid menjadi guru yang handal untuk mengajarkan ketetapan-ketetapan Allah bagi manusia. Kita yang percaya kepada Yesus saat ini sudah belajar dari pengalaman kehidupan bangsa Israel. Kita juga sudah belajar langsung dari Yesus melalui firmanNya. Baiklah kita tidak hanya menjadi murid saja, tetapi mintalah Roh Kudus untuk mengajarkan kita menjadi seorang guru bagi orang lain. ( FAO )

 

Bacaan Alkitab: Markus 1: 32-39; 1 Timotius 4: 1-5

Doa: Ya Roh Kudus, kami rindu belajar ketetapan Allah dariMu, ajarilah kami. Amin