Menu Pokok

Ketika sakit, seorang Ibu berobat ke dokter dan mendapatkan vitamin disamping beberapa obat. Beberapa hari kemudian, Ibu itu menggerutu: “Aku sudah rajin minum vitamin, kok belum sembuh juga!” Anaknya pun menyahut: “Ibu harus makan untuk memenuhi kebutuhan gizi!” “Ah… walaupun tidak makan, aku kan sudah minum vitamin!” ujarnya tak mau kalah.

Ketika ditanya mengenai rutinitas membaca Alkitab setiap hari, sebagian orang menjawab: “Saya selalu membaca renungan, itu kan sama saja membaca Alkitab!” Sebagai salah seorang penulis renungan, bukannya merasa tersanjung, saya merasa cukup prihatin. Bagaimanapun, renungan harian tidak dapat menggantikan keberadaan Alkitab. Sebagaimana vitamin yang sifatnya adalah suplemen atau tambahan, tidak dapat menggantikan kandungan gizi yang kita peroleh dari makanan.

Mungkin ada di antara kita yang mengaku sulit mencerna bahasa Alkitab. Jauh lebih mudah memahami bahasa renungan. Karena itu, kita memilih untuk membaca renungan harian saja. Renungan memang hadir untuk menolong kita. Namun jangan lupa membaca Alkitab! Dalam renungan ini pun tertulis ayat bacaan setahun untuk membantu memudahkan kita membagi perikop mana yang mesti kita baca setiap hari. Dengan demikian dalam satu tahun dimungkinkan kita selesai membaca Alkitab mulai kitab Kejadian sampai Wahyu. Percaya bahwa Roh Kudus akan menolong kita! Kita juga bisa bertanya kepada orang yang lebih berkompeten, seperti pendeta, misalnya. Tapi jika membaca saja tidak, bagaimana mungkin kita akan memahaminya? –EBL/www.renunganharian.net

BACA KITAB SUCI, DOA TIAP HARI KALAU MAU BERTUMBUH
DI DALAM IMAN DAN PENGETAHUAN KEBENARAN TUHAN.