Mengingat Perbuatan-Nya

Tentu kita tidak akan memberikan nama dengan sembarangan untuk bayi yang hendak lahir, bukan? Umumnya, kita tidak saja mencari nama yang indah, tetapi juga arti nama yang baik pula. Dan tidak sedikit pula para orang tua yang mencari nama untuk bayinya berdasarkan pengalaman hidupmereka. Tujuannya tentu saja menjadi pengingat bagi mereka tentang berbagai pengalaman yang telah dilewati.

Yusuf melakukan hal yang sama untuk kelahiran putra pertamanya. Tidak sekadar sebagai identitas dan panggilan semata, Yusuf memilih sebuah nama yang akan terus mengingatkannya pada sejarah hidup dan pengalamannya bersama Tuhan. Itulah sebabnya mengapa ia memilih dan memberi nama “Manasye” kepada anak sulungnya yang berarti: “Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku” (ay. 51). Nama itu akan selalu mengingatkan Yusuf bagaimana Allah dengan kasih dan kesetiaan-Nya telah menyertainya selama masa-masa kesukarannya ketika di rumahnya hingga di Mesir. Penyertaan Tuhan, pemeliharaan, dan kemenangan yang diterimanya membuatnya tidak mau mengingat pada tahun-tahun kesukarannya.

Terus mengingat kebaikan dan perbuatan Tuhan dalam hidup kita di masa lampau akan membuat iman kita semakin bertumbuh. Tetap mengingat pertolongan Tuhan akan memampukan kita untuk tetap bersyukur dalam segala hal. Kiranya kita tidak akan pernah melupakan segala kebaikan-Nya dalam hidup kita. –SYS/www.renunganharian.net

TERUS MENGINGAT KEBAIKAN TUHAN AKAN MEMBUAT HATI KITA
BERTUMBUH DALAM PENGUCAPAN SYUKUR.