Mengapa Penderitaan Terjadi

Sering kita tidak mengerti mengapa hal-hal yang kurang baik terjadi dalam hidup orang percaya dan penderitaan terjadi pada orang-orang yang taat pada Tuhan, seperti Ayub. Ia adalah seorang yang saleh dan jujur, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan. Namun, Tuhan mengizinkan penderitaan terjadi dalam hidupnya: kekayaan dan anak-anak diambil darinya, ia sendiri ditimpa penyakit yang sangat menyiksa, adapun istri dan teman-temannya mengejeknya.

Penderitaan tidak selalu muncul sebagai hukuman atas perbuatan kita. Ada kalanya penderitaan muncul sebagai ujian atas iman kita. Tuhan ingin melihat kesetiaan melalui masalah-masalah yang kita hadapi. Dengan masalah itu, iman kita semakin dikuatkan dan hidup kita semakin disempurnakan karena kuasa Tuhan semakin nyata atas hidup kita. Kadang penderitaan yang kita alami juga bertujuan untuk mendisiplinkan. Selama masa-masa sulit kita akan belajar membuang keegoisan dengan melepaskan hal-hal yang kita kejar dan bergantung penuh pada-Nya.

Rancangan Tuhan adalah rancangan yang mendatangkan damai sejahtera. Meskipun saat ini kita belum bisa melihat rencana-Nya secara keseluruhan dan harapan kita kadang tidak sesuai dengan kenyataan yang kita terima, Tuhan akan selalu menyertai dan memberikan yang terbaik untuk hidup kita. Saat penderitaan datang, tetaplah memuji Tuhan, jangan berbuat dosa dan jangan menyerah. Penderitaan besar yang kita alami akan membawa kita semakin dekat dengan Tuhan dan menjadikan kita pribadi yang lebih tangguh. –JSH/www.renunganharian.net

PENDERITAAN ADALAH SUATU ALAT YANG MEMPERSIAPKAN KITA KE LEVEL YANG LEBIH TINGGI
DAN MEMBAWA KITA LEBIH DEKAT PADA TUHAN.