Me Generation

Sampul majalah TIME pada Mei 2013 memuat suatu pesan peringatan yang cukup serius. Tulisan “The Me Me Me Generation” terpampang di atas karikatur seorang remaja sedang berswafoto dengan gawainya. Dari judulnya saja, kita dapat menangkap kesimpulan mengenai pesan yang hendak disuarakan oleh redaksi majalah tersebut, yakni tentang bahaya keegoisan yang sudah menjangkiti sebagian besar generasi milenial. Kini, selang beberapa tahun pasca sampul itu dimuat, keadaannya mungkin sudah jauh lebih parah!

Peringatan akan bahaya egoisme disampaikan oleh Rasul Paulus saat menulis surat kepada Timotius. Pesan yang berisi nubuatan itu kini mulai tergenapi, yang dapat kita lihat dalam kehidupan keseharian. Menurut Alkitab, kesukaran hidup akan menggiring manusia untuk mencintai dirinya sendiri. “Asalkan saya senang, saya nyaman, tak mengganggu atau menjahati orang lain, dan saya bisa melakukannya, maka akan saya lakukan, ” begitulah kira-kira alasan umum dari gaya hidup yang berpusat pada diri sendiri. Kondisi yang tanpa disadari juga telah memengaruhi setiap rumah tangga Kristen dan gereja Tuhan!

Jika tidak waspada, keluarga dan komunitas kita pun dapat terdampak oleh gaya hidup egosentris dan spirit antisosial yang kini merebak di sekitar kita. Hidup mengasihi orang lain, peduli, dan kerelaan untuk keluar dari zona nyaman dapat menjadi cara yang ampuh untuk menangkal semua itu. Bagaimana dengan kehidupan kita saat ini? Jangan sampai egosentris dan antisosial masuk karena efeknya bisa sangat merusak! –GHJ/www.renunganharian.net

KEHIDUPAN KRISTEN SEHARUSNYA BERPUSAT PADA KRISTUS,
BUKAN PADA DIRI SENDIRI!