Masih Memiliki Tugas

Pada 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Setelah teks proklamasi dibacakan, bukan berarti tugas kita sebagai rakyat Indonesia selesai. Kita harus tetap mempertahankan negeri ini terhadap ancaman dari dalam maupun dari luar negeri. Selain itu, kita juga harus mengisinya dengan pembangunan dan berbagai hal positif lainnya.

Bagi bangsa Israel, berhasil merebut dan menduduki tanah Kanaan ibarat proklamasi kemerdekaan. Setelah mencapai tujuan itu, mereka mungkin akan kehilangan arah dan berkata, “Apa lagi yang harus kami lakukan?” Agar hal itu tidak terjadi, Tuhan memberi tahu mereka apa saja yang harus dilakukan sesudah tanah Kanaan direbut. Pertama, mereka harus menghalau seluruh penduduk negeri dan membinasakan berhala mereka (ay. 52). Mengapa? Karena semua itu berpotensi menjadi jerat bagi kehidupan mereka dan mendatangkan murka Tuhan (ay. 55-56). Setelah negeri itu dibersihkan, Tuhan meminta mereka melakukan tugas kedua, yakni membagi-bagi negeri itu sebagai milik pusaka (ay. 54).

Banyak orang kehilangan tujuan setelah target mereka tercapai. Puas dengan keberhasilan itu memang bagus. Namun, ingat, di dunia ini masih banyak yang bisa dan perlu kita lakukan, misalnya memberitakan firman Tuhan. Ketika kita menetapkan target pribadi, jangan lupa menyertakan tujuan ilahi. Bersama Tuhan, kita pasti tidak dibiarkan menganggur. Sebaliknya, kehidupan kita dapat selalu bermakna dan berguna bagi orang lain. –LIN/www.renunganharian.net

KASIH SEMESTINYA MEMOTIVASI KITA
UNTUK MELAYANI SESAMA DENGAN LEBIH BAIK LAGI.