Maju Terus

Seorang mahasiswa bisnis di Universitas Yale, Amerika Serikat mengira ia telah mendapatkan ide yang luar biasa untuk berbisnis. Ia menyerahkan rencana bisnisnya kepada profesor ilmu manajemennya. Beliau menanggapi dengan berkata: “Konsep itu memang menarik dan ditampilkan dengan baik, tetapi untuk mendapatkan nilai yang lebih baik dari C, ide itu harus dapat dilaksanakan.” Sang profesor mengira ia hanyalah seorang pemimpi. Mahasiswa itu, Fred Smith, maju terus dan memulai perusahaannya sendiri. Pada akhirnya impiannya tergapai! Kini FedEx, pelayanan pengiriman yang didirikannya, menjadi suatu bisnis yang sukses.

Sewaktu masih muda Yusuf mendapatkan dua mimpi yang mengindikasikan kelak ia menjadi penguasa. Tidak lama sesudah itu Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya sebagai budak di Mesir. Sekilas tidak ada harapannya lagi! Apalagi, ia kemudian difitnah dan dilemparkan ke dalam penjara. Bagi orang-orang yang terkurung dalam liang tutupan, menggenggam impian seumpama kesia-siaan. Tetapi Yusuf tidak menyerah! Ia maju terus bersama mimpi-mimpinya. Ia bekerja keras di mana pun ia ditempatkan. Sampai suatu hari Firaun bermimpi dan Yusuf berhasil mengartikannya. Pada hari itu berkatalah Firaun kepada Yusuf: “Aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir” (ay. 41). Pada hari itu juga impian Yusuf tergapai!

Bermimpi tentang apakah kita hari ini? Situasi boleh tidak mendukung, tetapi Tuhan tidak pernah menjadi bingung. Bila kita sendiri tidak menyerah, terus maju dan terus mengandalkan Tuhan, pada akhirnya kita melihat impian kita tergapai! –LIN/www.renunganharian.net

KITA DAPAT TERUS MAJU KARENA YAKIN TUHAN TIDAK PERNAH KEHABISAN CARA
UNTUK MENGGENAPKAN SEBUAH IMPIAN.