LITURGI MALAM TUTUP TAHUN 2020, 31 DESEMBER 2020

TATA IBADAH UNTUK JEMAAT

DI RUMAH MASING-MASING

 

 

MALAM TUTUP TAHUN 2020 &

Penutupan tahun oikumene gkpb

kamis, 31 DESEMBER 2020

  1. 18.00 WITA

 

 

Tema : ”Menjadi Gereja Pembawa Keadilan”

Sub Tema :  “Kedatangan Imanuel Membaharui Hidup dan Memberi Pengharapan Baru”

 

 

Dilayani oleh :  Pdt. I Made Budiarsa, M.Si &

            Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th

Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,

Majelis keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani,

diikuti Majelis yang mengajak Jemaat memulai ibadah.

  1. PANGGILAN BERIBADAH

MJ : Penghujung tahun 2020 segera kita jelang. Tahun ini akan segera berlalu dan berganti tahun yang baru. Hal ini adalah suatu penanda bahwa satu tahap perjalanan hidup dan serangkaian pengalaman iman telah terlewati dengan selamat. Sekarang, Tuhan mengundang kita untuk membangun pengharapan pada masa depan dalam peziarahan hidup yang masih diperkenan-Nya.

Marilah kita merendahkan hati dan bersyukur kepada Allah. Marilah dengan berdiri, kita menyatakan hormat kepada Tuhan dengan mengumandangkan kidung pujian : SETIAMU, TUHANKU, TIADA BERTARA (NKB. 34 : 1-2)

 

1) SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara di kala suka, di saat gelap.

  KasihMu, Allahku, tidak berubah, ‘Kaulah Pelindung abadi tetap.

 

Refrein : SetiaMu Tuhanku, mengharu hatiku,

  setiap pagi bertambah jelas.

  Yang ‘ku perlukan tetap ‘Kau berikan,

  sehingga akupun puas lelas.

 

2) Musim yang panas, penghujan, tuaian, surya, rembulan di langit cerah,

  bersama alam memuji, bersaksiakan setiaMu yang tak bersela. Reff…

 

Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah

 

  1. VOTUM DAN SALAM

Pendeta  :   Sidang jemaat, Tuhan berkenan hadir bagi kita. Sekarang kita berada dihadapan-Nya. Marilah kita merendahkan diri dihadapan-Nya dan mengaku dengan bersama-sama mengucapkan bahwa :

Pdt + Jem  :  “Pertolonganku datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia tetap setia untuk selama-lamanya”.

Pendeta  :  “Salam sejahtera dari Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus, kepada Saudara sekalian.”

Jemaat  :  Salam sejahtera bagi Saudara juga.

Bersama  :  menyahut  5   3   4   5   6   5   4   5  .   .

A    .    .     .     .     .     min

(Jemaat duduk kembali)

  1. INTROITUS : Mazmur 31:16

Masa hidupku ada dalam tangan-Mu

Pujian Bersama :  ‘KU BERSERAH KEPADA ALLAHKU (NKB. 128:1,3)

 

1) Ku berserah kepada Allahku di darat pun di laut menderu.

        Tiap detik tak berhenti, Bapa sorgawi t’rus menjagaku.

Refrein : ‘Ku tahu benar ‘ku dipegang erat,

di gunung tinggi dan samudera;

di taufan g’lap ‘ku didekap.

Bapa sorgawi t’rus menjagaku

 

3) Kepada Tuhan aku berserah, di gua singa , saat disesah.

Dalam erang atau senang, Bapa sorgawi t’rus menjagaku. Reff…

 

  1. PEMBACAAN MAZMUR 121:1-8

Pendeta  :Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung;

Jemaat    :  dari manakah akan datang pertolonganku?

Pendeta  :Pertolonganku ialah dari TUHAN,

Jemaat    :  yang menjadikan langit dan bumi.

Pendeta  :Ia takkan membiarkan kakimu goyah,

Jemaat  :    Penjagamu tidak akan terlelap.

Pendeta  :Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur

Jemaat    :  Penjaga Israel

Pendeta  :TUHANlah Penjagamu,

Jemaat  :    TUHANLAH naunganmu di sebelah tangan kananmu.

Pendeta  :Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang,

Jemaat    :  atau bulan pada waktu malam.

Pendeta  :7  TUHAN akan menjaga  engkau terhadap segala kecelakaan;

Jemaat    :          Ia akan menjaga nyawamu.

Pendeta  :8  TUHAN akan menjaga keluar masukmu,

Jemaat    :          dari sekarang sampai selama-lamanya.

Pendeta  :  Haleluya!

Jemaat    :          Amin.                                                                                                                                                         

          

  1. DOA SYUKUR DAN PENGAKUAN DOSA

Pdt/PF  : Doa Syukur dan Pengakuan dosa

Jemaat Menyanyi  :  Tuhan, Kau Gembala Kami (KJ. 407:1,4)

 

1) Tuhan, Kau Gembala kami, tuntun kami, dombaMu;

  b’rilah kami menikmati hikmat pengurbananMu.

  Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kami ini milikMu,

  Tuhan Yesus, Jurus’lamat, kami ini milikMu.

 

4) KehendakMu kami cari, ingin turut maksudMu.

  Tuhan, isi hati kami dengan kasihMu penuh.

  Tuhan Yesus, Jurus’lamat, tak terhingga kasihMu.

  Tuhan Yesus, Jurus’lamat, tak terhingga kasihMu.

 (Jemaat berdiri)

  1. PETUNJUK HIDUP BARU : Mazmur 126:5-6

126:5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai. 126:6 Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

 

Pujian Jemaat : Lihatlah Sekelilingmu (KJ. 428:1-2)

1) Lihatlah sekekelingmu, pandanglah ke ladang-ladang

        yang menguning dan sudah matang, sudah matang untuk dituai!

 

Refrein : Lihatlah sekekelingmu, pandanglah ke ladang-ladang

yang menguning dan sudah matang, sudah matang untuk dituai!

 

2) Apa arti ladang-ladang, apa yang perlu dituai?

  Ladang itu seluruh dunia, manusialah tuaiannya.

(Jemaat duduk kembali)

  • Pujian VG. Remaja “Kasih SetiaMu”

 

  1. PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN
  • Doa pembacaan Firman Tuhan
  • Pembacaan Alkitab  :   Matius 13:24-30

13:24 Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya.

13:25 Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi.

13:26 Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah lalang itu.

13:27 Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?

13:28   Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu?

13:29 Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.

13:30 Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.”                                   

  • Kotbah
  • Saat Teduh (diiringi instrumental)

 

  • Pujian D’Base Harmony “Tak Pernah Sendiri”

 (Jemaat berdiri)

  1. PENGAKUAN IMAN RASULI

                           (Jemaat duduk kembali)

  1. WARTA JEMAAT

 

  1. REFLEKSI IMAN DENGAN PENGHARAPAN BARU DI DALAM KRISTUS

 

  1. PENUTUPAN TAHUN OIKUMENE GKPB

Pendeta   :   Sidang Jemaat.

GKPB mencanangkan tahun 2020 sebagai tahun Oikumene. Namun, tahun 2020 menjadi tahun yang sangat berbeda oleh karena pergerakan oikumenis kita berhadapan dengan pergumulan pandemi Virus Covid-19. Di satu sisi hal ini berdampak pada terbatasnya interaksi kita satu dengan yang lainnya. Di sisi yang lain situasi ini justru menjadi kesempatan untuk menyatakan karya pelayanan yang lebih luas yaitu menyentuh siapa saja – sesama manusia yang membutuhkan pertolongan. Kendatipun situasi saat ini penuh dengan pergumulan, kiranya semangat oikumenis tetap terpelihara dengan baik sehingga hal ini akan mendorong kita untuk menjadikan Gereja sebagai rumah bersama dimana di dalamnya terdapat gerakan pemersatu Gereja tanpa memandang latar belakang denominasi, dogmatika, tradisi liturgi, dan lain-lain untuk dapat berjalan bersama mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah melalui setiap karya pelayanan yang dikerjakan.

Virus Covid-19. Di satu sisi hal ini berdampak pada terbatasnya interaksi kita satu dengan yang lainnya. Di sisi yang lain situasi ini justru menjadi kesempatan untuk menyatakan karya pelayanan yang lebih luas yaitu menyentuh siapa saja – sesama manusia yang membutuhkan pertolongan. Kendatipun situasi saat ini penuh dengan pergumulan, kiranya semangat oikumenis tetap terpelihara dengan baik sehingga hal ini akan mendorong kita untuk menjadikan Gereja sebagai rumah bersama dimana di dalamnya terdapat gerakan pemersatu Gereja tanpa memandang latar belakang denominasi, dogmatika, tradisi liturgi, dan lain-lain untuk dapat berjalan bersama mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah melalui setiap karya pelayanan yang dikerjakan.

Semangat oikumenis ini juga diharapkan bukan saja teraktualisasi pada ranah intern Gereja tetapi juga menyentuh ranah yang lebih luas yaitu menyatukan seluruh umat manusia dengan berbagai latar belakang suku, agama dan ras. Dengan demikian gerakan oikumenis kita akan menjadi gerakan universal yaitu menjadikan bumi ini sebagai rumah bersama untuk bekerjasama dan berkarya.

Sekarang kita akan bersama-sama menutup Tahun Oikumene GKPB. Oleh karena itu saya mengundang sidang jemaat untuk berdiri. Sebagai hamba Tuhan Yesus Kristus, saya menutup Tahun Oikumene GKPB 2020 di dalam nama Allah: Bapa, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus. Amin.

 

  1. DOA SYAFAAT

 

  1. PERSEMBAHAN : Mazmur 96:8-9

96:8 Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!

96:9 Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!

 

Pujian Jemaat :  PAKAILAH WAKTU ANUG’RAH TUHANMU (NKB. 211:1,3)

 

1) Pakailah waktu anug’rah Tuhanmu, hidupmu singkat bagaikan kembang.

  Mana benda yang kekal di hidupmu? Hanyalah kasih tak akan lekang.

 

Refrein : Tiada yang baka di dalam dunia,

s’gala yang indahpun akan lenyap.

Namun kasihmu demi Tuhan Yesus

sungguh bernilai dan tinggal tetap.

 

3) Karya jerihmu demi Tuhan Yesus, ‘kan dihargai benar olehNya.

  Kasih yang sudah ‘kau tabur di dunia, nanti ‘kau tuai di sorga mulia. Reff…

(Jemaat berdiri)

DOA PERSEMBAHAN                                                      

 

  1. NYANYIAN PENUTUP : BILA SANGKAKALA MENGGEGAP (KJ. 278:1,3)

1) Bila sangkakala menggegap dan zaman berhenti,

        fajar baru yang abadi merekah;

        bila nanti dibacakan nama orang tertebus,

        pada saat itu aku pun serta.

 

Refrein : Bila nama dibacakan, bila nama dibacakan,

  bila nama dibacakan, pada saat itu aku pun serta.

 

3) Dari pagi hingga malam, mari kita bekerja

mewartakan kasih Tuhan yang mesra.

Bila dunia berakhir dan tugasku selesai,

nun di rumah Tuhan aku pun serta. Reff…

 

  1. PENGUTUSAN DAN BERKAT

Pendeta      :

Jemaat      : Amin

Jemaat Menyanyi  : Haleluya 5X, Amin 3X

 

PETUGAS KEBAKTIAN

MALAM TUTUP TAHUN DI JKK

Kamis, 31 Desember 2020 pk. 18.00 wita

 

MAJELIS JEMAAT

1. Pnj. Perdana Bayu Aji
2. Pnj. R. Suyarto
3. Pnj. Krisna Putra
4. Pnj. Ni Nyoman Ayu Mirah S.
5. Pnj. Esther S. Budhiningsih
6. Pnj. Hendry L. Tobing
7. Pnj. Jamiati
8. Pnj. Bayu Widjayanto
9. Pnj. Domu Wardji
10. Pnj. Lende Tanggela
11. Pnj. Tuary S. Sitompul
12. Pnj. Supriyono

 

 

PELAYAN MUSIK DAN PEMANDU PUJIAN

TIM MUSIK PEMANDU PUJIAN
Venny

Prima

Advent

Eycia