LITURGI JEMAAT MINGGU, 5 NOVEMBER 2017

LITURGI PEMBUKAAN HUT KE-86 GKPB

MINGGU, 5 NOVEMBER 2017

 HARI MINGGU XXI SESUDAH TRINITATIS

 

Tema : “Menjadi Gereja Yang Memberkati”

Sub Tema: “Berilah Bantuan Kasih Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap

Penderitaan Sesama” (band. II Timotius 2:1-5)

 

Kebaktian I                        Pk. 07.00             : Pdt. Ni Luh Yuni Ambarawati, S.Si., Teol

Kebaktian   II                     Pk. 10.00             : Bishop Em. Drs. I Wayan Sudira Husada, MM

Kebaktian III                       Pk. 18.00             : Pdt. Ni Luh Yuni Ambarawati, S.Si., Teol

BPI “Fajar Kasih”              Pk. 10.00           : Pnt. Suhito, S.Th

 

 

  Allah berfirman :

Tempat kediaman-Ku pun akan ada pada mereka

dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

Yehezkiel 37:27

(Ayat bulan November 2017)

  Persiapan Jemaat                                   : Doa pribadi

Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

Pemandu Pujian, dan Organis                      : Doa bersama di Konsistori

Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri, Majelis (3) keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani, diikuti Majelis (7) yang mengambil api lilin untuk dibawa kebalai serbaguna & Majelis (1) yang mengajak Jemaat memulai ibadah.

 (jemaat diundang berdiri)

  1. PANGGILAN BERIBADAH

Majelis   :    Terpujilah Allah yang telah berkenan menumbuhkan dan memelihara GerejaNya. Karena itu marilah menundukkan hati dan jiwa dalam kesucian terhadap Sang Pencipta yang telah menambah usia GKPB menjadi delapan puluh enam tahun. Marilah kita berdiri di altarNya sambil memuji dan menyembah-Nya.

 

Pujian:  Masuk Tahta Suci-Nya

 

Kini saatnya berdiri di altar-Nya

S’bab Allah Maha Kudus hadir di sini

Mari memuji, angkat tangan menyembah

S’bab Allah Maha Kudus hadir di sini

 

Reff : Kita masuk tahta suci-nya

Bersama para malaikat menyembah

Mari puji Yesus-ku

Kita masuk kehadirat-Nya, Maha Kudus

 

Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah

 

  1. VOTUM DAN SALAM

Pdt/PF : Sidang jemaat yang diberkati Tuhan, pertambahan usia adalah anugerah Tuhan. Sekarang kita diyakinkan kembali bahwa semuanya itu terjadi karena kasih-Nya, karena itu marilah kita mengingat dan tetap menjadikan bahwa : yang tebal itu iman ; yang tipis itu lidah ; yang tajam itu akal ; yang lembut itu hati ; yang ringan itu doa ; yang tulus itu cinta ; yang manis itu senyum dan yang sering itu syukur ; lalu kita mengucapkan pengakuan secara bersama :

Bersama : Ibadah ini terjadi dalam nama Allah Bapa, Yesus Kristus, Roh Kudus.

Pendeta : Salam sejahtera dari Tuhan Yesus Kristus kepada saudara-saudara sekalian.

Jem : Salam sejahtera bagi Saudara juga.

Bersama : Pujian Haleluya 12X

 

Haleluya, haleluya, haleluya, haleluya

Haleluya, haleluya, haleluya, haleluya

Haleluya, haleluya, haleluya, haleluya

Pdt/PF : Amin.

(Jemaat duduk kembali)

 

 

  1. INTROITUS : Roma 12:21

 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan,

tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan

Jemaat menyanyi : Lawanlah Godaan (KJ. 436:1-2)

 

  1. PEMBACAAN MAZMUR MINGGU 19:10,12-13,15 (MJ. 4)

MJ           :10   Takut akan TUHAN itu suci,

Jemaat   :               tetap ada untuk selamanya;

MJ           :        hukum-hukum TUHAN itu benar,

Jemaat   :                adil semuanya,

MJ           :12   Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu,

Jemaat : dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.

MJ :13 Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan?

Jemaat : Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.

MJ :15 Mudah-mudahan Engkau berkenan akan

Jemaat : ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.

MJ : Haleluya!

Jemaat : Amin.

 

  1. DOA BERKAT UNTUK ANAK-ANAK SM/REMAJA

 

  1. PENGAKUAN DOSA

Pdt/PF : Saudara-saudaraku,  kita sering menganggap dengan mendendam dan membalaskan sakit hati itu akan memberikan pelajaran bahkan membuat lawan kita menderita.

Padahal sesungguhnya dengan dendam, tubuh, pikiran dan jiwa kita justru menjadi tidak seimbang dan tertekan, sehingga merugikan kita dan malah membuat kita menderita. Inilah paradoknya. Ketika kita ingin menyakiti orang lain dengan rasa dendam dan marah, sesungguhnya kita justru sedang menyakiti dan menyiksa diri kita sendiri.  Oleh sebab itu kita harus rela belajar untuk mengampuni dan memaafkan.

Karena rela memaafkan, justru lebih ditujukan pada kepentingan diri kita sendiri, untuk menghindarkan kita dari sakit penyakit dan tekanan dalam kehidupan.  Kekuatan kasih dan rela memaafkan dalam hidup dapat membukakan keajaiban-keajaiban.

Marilah kita bersama-sama berdoa:

Tuhan ampunilah segala dosa dan kesalahan kami. Jangan biarkan kami saling mendendam, menyakiti  dan menjadi pemarah. Ajarkan juga kami untuk selalu mempererat persekutuan, merawat kemajemukan dan memelihara lingkungan untuk hormat dan kemuliaan Tuhan. Amin.

 

Pujian:  Mengasihi-mengasihi

Mengasihi, mengasihi lebih sungguh

Mengasihi, mengasihi lebih sungguh

Tuhan lebih dulu mengasihi kepadaku

Mengasihi-mengasihi lebih sungguh

 

Mengampuni, mengampuni lebih sungguh

Mengampuni, mengampuni lebih sungguh

Tuhan lebih dulu mengampuni kepadaku

Mengampuni, mengampuni lebih sungguh

 

  1. PEMBERITAAN ANUGERAH : Nehemia 9:17b

Pdt/PF : Engkaulah Allah yang sudi mengampuni, yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia-Nya.

Jemaat : menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata

“Tuhan mengasihi dan mengampuni kita”

 

  1. PETUNJUK HIDUP BARU : Kolose 3:13b

Pdt/PF : Sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Jemaat Menyanyi : “Penuhkanlah Bejanaku”

 

Aku datang dan ku bersujud dihadapan-Mu

Kurasakan indah hadirat-Mu

T’lah ku buka mata hatiku

Dan s’luruh jiwaku

Untukku nikmati Firman-Mu

 

Reff: Firman-Mu yang kuasa, tuk merubah sikap hati

Firman-Mu yang tegakkan di saat ku terjatuh

Penuhkanlah bejanaku dengan air sungai-Mu

Ku haus akan Firman-Mu

     (Jemaat duduk kembali)

  1. PEMBERITAAN FIRMAN
  • Doa untuk Pembacaan Firman dan Kotbah
  • Pembacaan Firman : Matius 10:34-39                    (Pdt/PF)
  • Kotbah

 

  1. SAAT TEDUH (diiringi instrumental)

 

  1. PADUAN SUARA/VG
  • PS. Pesparawi JKK – Ibadah I

 (Jemaat berdiri)

  1. PENGAKUAN IMAN RASULI                                                          (MJ. 5)

(Jemaat duduk kembali)

  1. PEMBUKAAN BULAN SYUKUR HUT KE-86 GKPB – Ibadah I

Pdt/PF : Saudara-saudara seiman dalam Kristus, perjalanan waktu yang jauhnya bermil-mil sesungguhnya diawali dengan gerakan selangkah, demi selangkah. Demikian juga dengan GKPB, tahun demi tahun Tuhan kuatkan kita, sekarang kita telah menginjak di titian usia 86 . Sejarah GKPB tertuang dalam tulisan-tulisan bahkan nama-nama pelaku juga terukir di kalbu setiap warga jemaat, pioner-pioner yang mulai renta dan juga telah menghadap pada Sang Pemilik Gereja merupakan  contoh-contoh bapa beriman di GKPB.

 

titian usia 86 . Sejarah GKPB tertuang dalam tulisan-tulisan bahkan nama-nama pelaku juga terukir di kalbu setiap warga jemaat, pioner-pioner yang mulai renta dan juga telah menghadap pada Sang Pemilik Gereja merupakan  contoh-contoh bapa beriman di GKPB.

Sekarang tidak sedikit partner gereja telah terjalin dan banyak denominasi ingin bergandengan tangan dengan GKPB dalam memuliakan Tuhan. Tentu ini adalah perkara besar Allah yang telah dinyatakan pada GKPB.

Agar semua ini tidak redup bersamaan dengan tenggelamnya mentari, maka marilah kita  kembali bersorak sorak dan bersukacita dalam mensyukuri perkara besar Allah dengan kegiatan seminggu dalam mensyukuri 86 tahun GKPB. Karena itulah pekan syukur HUT ke 86 GKPB  ini saya buka dalam nama: Allah Bapa, Yesus Kristus, Roh Kudus.  Amin.

 

Doa Khusus : (dibaca bersama)

Ya Tuhan, disaat kami merayakan pembukaan syukur HUT ke 86 GKPB ini,

Anugerahkanlah gereja-Mu, kemampuan untuk dapat sebagai alat damai sejahtera-Mu.

Supaya kami dapat mengasihi dimana ada kebencian;

Memaafkan dimana ada saling menghina;

Mempersatukan dimana ada pertentangan;

Menimbulkan pengharapan dimana terdapat ketidakpastian;

Menyataakan terang dimana kegelapan berkuasa;

Membawa kegembiraan dimana kesedihan mencekam.

Dalam nama Sobat setiaku, Yesus Kristus Tuhan. Amin.

 

  1. BERITA JEMAAT (MJ. 1)

 

  1. DOA SYAFAAT

 

  1. PERSEMBAHAN : Mazmur 116:12,17

116:12 Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? 116:17 Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN,

Jemaat Menyanyi : Hidup Kita yang Benar (KJ. 450:1-dst)

(Jemaat diundang berdiri)

DOA PERSEMBAHAN                                                                                   (MJ. 6)

 

  1. NYANYIAN PENUTUP : Sang Hyang Widhi Ngempu Titiang (KP. 63:1-2,5)

 

  1. PENGUTUSAN DAN BERKAT

Pendeta                              :

Jemaat                                : Amin

Jemaat Menyanyi               : Haleluya 5X, Amin 3X

 

PETUGAS IBADAH MINGGU, 5 NOVEMBER 2017

MAJELIS JEMAAT

KEBAKTIAN I (07.00) KEBAKTIAN II (10.00) KEBAKTIAN III (18.00)
  1.  Pnt. Julianto Ari Saputra Dkn. Luscius J. Riwu Kore Pnj. I Ketut Dharma
  2.  Pnj. I Wayan Sudana Dkn. Budi Listianto Pnt. Magdalena Hehakaya
  3.  Pnt. Suhito Dkn. Dewi Ekawati Karmawan Pnj. Bayu Widjayanto
  4.  Pnt. I Made Sumarna Pnt. Djois Waluwanja Dkn. I Made Agus Miadi
  5.  Pnj. IGM. Samekto PY Pnt. Priska Soetapa Dkn. Ketut Sutrisna Soekaria
  6.  Pnt. Putu Geria Astawa Pnj. Benyamin Herman H Pnj. Lende Tanggela
  7.  Dkn. Bambang Trispriyandaru Pnj. Krisna Putra Pnt. Rini F. Yani
  8.  Pnt. Fransina Atading L Pnj. Istia Dirk Pnt. Yossy Maykel Puturuhu
  9.  Pnt. Made Rai Miarsa Pnj. Tumiyati Bambang S
 10. Dkn. Ratnawati Dkn. Nyoman Nurhandayani
 11. Pnj. I Wayan Suarya
 12. Dkn. Putu Steven Eka Putra

 

 

 

BPI “FAJAR KASIH” (10.00)
Dkn. GA. Stiti Sudastri Dkn. Sunarno

 

 

PELAYAN MUSIK, PEMANDU DAN TIM MULTIMEDIA

TUGAS PELAYAN MUSIK PEMANDU PUJIAN TIM MULTIMEDIA
Kebaktian I Venny

Tata

Evi Andre

Yitro

Shanti
Sulendra
Kebaktian II Venny

Prima

Christian

Joseph Reza

Aprian

Hara
Eka
 Kebaktian III Titis

Harry

Shanti Gusna

Sixtus

Nanda
Anik
BPI “Fajar Kasih” Mikha Advent