LITURGI JEMAAT MINGGU, 22 MARET 2020

TATA IBADAH UNTUK JEMAAT

DI RUMAH MASING-MASING

MINGGU LAETARE, 22 MARET 2020

HARI MINGGU KE-IV MASA SENGSARA

~ Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem. Yesaya 66:10 ~

 

Yesus berkata : Berjaga-jagalah! ~Markus 13:37~

(Ayat bulan Maret 2020)

 

 

 

 (jemaat diundang berdiri)

  1. NYANYIAN PEMBUKAAN : “Besarkan Nama Tuhan”

 

Besarkan nama Tuhan pujilah Dia

Kemurahan-Nya besar tiada terbilang

aku tak dapat  balas b’tapa besar kasih-Nya

o., besarkanlah nama-Nya

 

Tuhan yang ajaib, Tuhan yang kuasa

Tuhan yang menolong hidupku

Tuhan yang ajaib, Tuhan yang kuasa

jiwaku ditebus oleh-Nya

 

  1. INTROITUS : Yohanes 12:24

  Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati,

ia tetap satu biji saja;

tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

 

 

Jemaat menyanyi : KuasaMu dan NamaMulah (KJ. 341:1,3)

 

1) KuasaMu dan namaMulah hendak kami sebar
dan kar’na itu, ya Tuhan, kami takkan gentar.
Bagaikan padi segenggam mestilah mati dipendam,
supaya tumbuh dan segar, di panas surya memekar
berbuahlah. Tuaian pun besar.

 

3) Bagaikan padi, Tuhan pun dikubur, dipendam,
kembali bangkit merebut umatMu terkeram.
Ya Tuhan, kirim apalah penabur yang t’lah menyerah
hidupnya untuk kuasaMu, memberitakan namaMu,
agar seg’ra buahnya milikMu.

 

  1. DOA PENGAKUAN DOSA
  • Doa Syukur dan Pengakuan dosa
  • Pujian : Ajaib Benar Anugerah (KJ. 40:1-2)

 

1) Ajaib benar anugerah pembaru hidupku!

        ‘Ku hilang, buta, bercela; olehnya ‘ku sembuh.

 

2) Ketika insaf, ‘ku cemas, sekarang, ‘ku lega!

        Syukur, bebanku t’lah lepas berkat anugerah!

 

  1. BERITA ANUGERAH : Ibrani 9:28

demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

 

  1. PETUNJUK HIDUP BARU : Kisah Para Rasul 4:12 ; 13:47

4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

13:47 Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.”

Pujian : Krahayuan Jroning Yesus (KP. 71:1) & S’lamat Di Tangan Yesus (KJ. 388:1)

1) S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya;

dalam teduh kasihNya aku bahagia.

Lagu merdu malaikat olehku terdengar

dari neg’ri mulia: damai sejahtera.

 

Refrein : S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya;

dalam teduh kasihNya aku bahagia.

 

  1. PEMBERITAAN FIRMAN

Doa untuk Pembacaan Firman

Pembacaan Firman : Yesaya 66:10-14                 

66:10 Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya!

66:11 supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas.

66:12 Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan.

66:13 Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem.

66:14 Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya.

Saat teduh

 

  1. DOA SYAFAAT

Pokok Doa :

1) Menanggulangi Virus Covid-19

2) Kehidupan, keluarga, pekerjaan, anak-anak & pergumulan keluarga

3) Kehidupan di lingkungan & masyarakat

4) Gereja dan pelayanan

5) Pemerintah, bangsa, negara dan dunia

 

  1. NYANYIAN PENUTUP : Kendati Hidupku Tent’ram (NKB. 195:1)

 

1) Kendati hidupku tent’ram dan senang,

dan walau derita penuh, Engkau mengajarku bersaksi tegas:

S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.

 

Refrein : S’lamatlah (s’lamatlah) jiwaku (jiwaku),

S’lamatlah, s’lamatlah jiwaku.