LITURGI IBADAH MALAM KUDUS, 24 DESEMBER 2020

TATA IBADAH UNTUK JEMAAT

DI RUMAH MASING-MASING

 

IBADAH MALAM KUDUS

Selasa, 24 DESEMBER 2020

19.00 WITA

 

 

 

 

 

Tema : ”Menjadi Gereja Pembawa Keadilan”

Sub Tema :  “Kedatangan Imanuel Membaharui Hidup dan Memberi Pengharapan Baru”

 

 

 

Dilayani oleh :  Pdt. Justus Abraham Lawalata, M.Th

 

 

 

 

 

 Persiapan Jemaat    : Doa pribadi

  Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

  Pemandu Pujian, dan Organis    : Doa bersama di Konsistori

 

 

Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri,

Majelis keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani,

diikuti Majelis yang mengajak Jemaat memulai ibadah.

(jemaat diundang berdiri)

  1. PEMBUKAAN (diiringi instrument/suling)

          

Pemuda/i   :    Di masa Kaisar Agustus berkuasa, diadakanlah sensus penduduk bagi semua orang di wilayah kekuasaan romawi. Yusuf bersama Maria, istrinya yang sedang hamil itu, berangkat dari Nazaret menuju Betlehem, Kota Daud. Karena dari kota itulah Yusuf berasal. Ketika mereka sampai di kota itu, tibalah saatnya bagi Maria untuk bersalin. Karena tidak ada tepat bagi mereka di rumah penginapan, Maria melahirkan di sebuah ruangan yang biasa dipakai untuk hewan ternak. Bayi yang lahir itu kemudian dibungkus lampin dan dibaringkan di dalam palungan. Bayi itu adalah Yesus Kristus Juruselamat Dunia.

Hari ini, adalah malam di mana kita mengingat kembali kelahiran Tuhan Yesus Kristus Juruselamat Dunia di Betlehem, Kota Daud. Bersama semesta alam, marilah kita menyambut kedatangan Sang Terang ke dunia ini sambil memuji dan memegahkan namaNya.

Nyanyian   :   IH PARA PERCAYA(KP. 3:1-3) 

(Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah)

 

  1. VOTUM DAN SALAM (Adaptasi Mazmur 117)

Pendeta       :    Pujilah TUHAN, hai segala bangsa

Semua          :    Megahkan Dia, hai segala suku bangsa

Pendeta       :    Sebab kasihNya hebat atas kita

Semua          :    dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya

Pendeta  :   Sebab itu mari rayakanlah ibadah Malam Kudus ini bagi kemuliaan TUHAN dan sembahlah Dia hai segenap orang percaya. Berilah pujian kepadaNya

Semua   :   Haleluya! Amin.

(Jemaat duduk kembali)

  1. INTROITUS : Filipi 4:4-5a

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan :

Bersukacitalah! Tuhan sudah dekat!

Jemaat Menyanyi     : PUTRI SION, NYANYILAH (KJ. 91:1)

 

1) Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!

         Mari sambut Rajamu. Raja Damai t’rimalah!

         Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem!

 

  1. PEMBACAAN MAZMUR : Mazmur 2:1-12

MJ              :     Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

Jemaat  :   Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:

MJ  :   “Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!”

Jemaat  :  Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; Tuhan mengolok-olok mereka.

MJ  :   Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:

Jemaat  :   “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!”

MJ  :  Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

Jemaat  :   Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

MJ  :  Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”

Jemaat  :   Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!

MJ  :   Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,

Jemaat   :     supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!

MJ              :      Haleluya!

Jemaat    :     Amin.

 

  1. DOA SYUKUR DAN PENGAKUAN DOSA

MJ                :    Marilah kita merendahkan diri dihadapan Tuhan, dan mengaku segala dosa kita kepada-Nya.

 

  (Diberi kesempatan sejenak untuk mengakui dosa secara pribadi dalam hening)

 

Di malam kudus ini ya Tuhan kami mengaku dosa dihadapanMu, bahwa kami sering mengabaikan tanggung jawab kami dalam keluarga, kuatir, cepat putus asa, takut dan hilang harapan.

Semua  :   Kami menyadari dan patut mengakui dosa kami untuk saling mengampuni, agar di malam kudus ini kami pun menjadi kudus dan  diperbaharui dalam pengharapan di dalam kasih dan pengampunanMu ya Allah. Amin

 

Jemaat Menyanyi  : TUHANKU BILA HATI KAWANKU (KJ. 467:1)

 

1) Tuhanku, bila hati kawanku terluka oleh tingkah ujarku,

  dan kehendakku jadi panduku, ampunilah.

 

  • Pujian Duet dari Ardi & Angela Tobing “Seorang Anak Telah Lahir”

 

  1. PELAYANAN FIRMAN
  • Doa untuk Pembacaan Firman
  • Pembacaan Firman  :   Lukas 2:1-20

2:1   Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.

2:2   Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria.

2:3   Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.

2:4   Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, — karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud —

2:5   supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung.

2:6   Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin,

2:7   dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

2:8   Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

2:9   Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:

2:11    Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

2:12    Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”

2:13   Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:

2:14 “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

2:15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.”

2:16 Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.

2:17 Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.

2:18 Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka.

2:19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya.

2:20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

(sahutan jemaat : Maranatha 3X)

  • Khotbah
  • Saat teduh

 

  1. PROSESI PENYALAAN LILIN (Pujian Solo : Holy Night oleh Ela & Angel – dalam Bahasa Inggris & Indonesia)
  2. Nubuatan dan Penggenapan Kelahiran

Pemuda  :  Yesaya 9:1,5-6

9:1   Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.

9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

9:6 Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Pemudi     :    Lukas 2:8-14

2:8      Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

2:9   Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

2:10   Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:

2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

2:12  Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”

2:13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:

2:14 “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”

Pendeta mengambil lilin teopani yang telah menyala di awal kebaktian lalu menyebarkan api lilin itu kepada 5 orang Majelis Jemaat yang kemudian diteruskan ke jemaat.

 

Pendeta   :   (Setelah semua lilin menyala).

Masa penantian akan berganti dengan hadirnya Yesus Kristus bagi dunia. Lilin-lilin yang menyala adalah simbol hadirnya Kristus menerangi dunia ini.  Lilin ini memberi harapan dan memberitakan betapa besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengenyahkan kegelapan dunia untuk selama-lamanya melalui kehadiran Yesus Kristus. Kehadiran Yesus Kristus yang memberi pembaharuan hidup di tengah gelombang kehidupan. Kehadirannya yang membawa damai dan pengharapan di tengah ketidakpastian.

 

Nyanyian  :  WENGI SUCI (KP. 4:1) & MALAM KUDUS (KJ. 92:1)

1) Malam kudus, sunyi senyap; dunia terlelap.

        Hanya dua berjaga terus, ayah bunda mesra dan kudus;

        Anak tidur tenang, Anak tidur tenang.

 

  1. WARTA JEMAAT

 

  1. DOA SYAFAAT

 

  1. PERSEMBAHAN : Mazmur 119:159

Lihatlah, betapa aku mencintai titah-titah-Mu! Ya TUHAN, hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu.

 

Jemaat Menyanyi  : ALAM RAYA BERKUMANDANG (KJ. 101:1-2)

 

1) Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;

  dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema:

  Glo … ria, in excelsis Deo! Glo … ria, in excelsis Deo!

 

2) Hai gembala, kar’na apa sambutan ini menggegar?

  Bagi Maharaja siapa sorak sorgawi terdengar?

  Glo … ria, in excelsis Deo!Glo … ria, in excelsis Deo!

(Jemaat diundang berdiri)

DOA PERSEMBAHAN                                                                     

 

  1. NYANYIAN PENUTUP : HAI DUNIA, GEMBIRALAH (KJ. 119:1-2)

 

1) Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!

  Di hatimu terimalah! Bersama bersyukur,

  bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur!

 

2) Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!

  Hai bumi, laut, gunung, lembah, bersoraklah terus,

  bersoraklah terus ,bersorak-soraklah terus!

 

  1. PENUTUP/BERKAT

Pendeta  :   Sang Bapa pencipta langit dan bumi, Sang Anak di dalam Tuhan Yesus Kristus, Roh Kudus Sang Penuntun, akan menyertai perjalanan hidup setiap insan untuk mewartakan damai sejahtera di dunia yang membaharui hidup setiap manusia sampai penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan pernyataan kemuliaan Allah yang Maha-besar.

Jemaat Menyanyi  : Haleluya 5X, Amin 3X

 

PETUGAS IBADAH MALAM KUDUS

Kamis, 24 Desember 2020, pk. 19.00 wita

 

MAJELIS JEMAAT

 1. Dkn. Nyoman Nurhandayani
 2. Dkn. Nengah Santi
 3. Dkn. Made Suartana
 4. Dkn. Ratnawati
 5. Dkn. Andreas Fengky K.
 6. Dkn. Sunarno
 7. Dkn. Rusmini
 8. Dkn. Haryono Wonojoyo
 9. Dkn. N. G. A. Stiti Sudastri
10. Dkn. Ni Putu Widani Astuti
11. Dkn. Abner Cahya Bawono
12. Dkn. Budi Listianto
13. Dkn. R. E. Takari Palinggi

PELAYAN MUSIK DAN PEMANDU PUJIAN

PELAYAN MUSIK PEMANDU PUJIAN
Joses

Mikha

Shanti

Neno