LITURGI IBADAH MALAM KUDUS, 24 DESEMBER 2019

LITURGI IBADAH MALAM KUDUS

Selasa, 24 DESEMBER 2019

18.00 WITA

 

 

 

 

 

Tema : ”Menjadi Gereja yang Memberkati”

Sub Tema :    “Sambutlah Raja Damai, Memulihkan Negeri” (bnd. Yesaya 50:10)

 

 

 

Dilayani oleh :  Pdt. Ni Luh Yuni Ambarawati, S.Si

 

 

 

 

 

 

 Persiapan Jemaat    : Doa pribadi

  Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

  Pemandu Pujian, dan Organis    : Doa bersama di Konsistori

 

 

Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri, Majelis (3) keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani, diikuti Majelis (7) yang mengambil api lilin untuk dibawa kebalai serbaguna & Majelis (1) yang mengajak Jemaat memulai ibadah.

 (jemaat diundang berdiri)

Setelah gong berbunyi sebagai tanda dimulainya ibadah malam kudus, Majelis (1) mengundang warga jemaat bangkit berdiri menyambut kehadiran Tuhan melalui simbol masuknya lilin Theophani. Setelah lilin Theopani diletakkan Jemaat dipersilahkan duduk kembali dan menyaksikan tari penyambutan

 

Tari Penyambutan : TARI PUSPANJALI

  1. PROLOG (diiringi instrument)

                             : Pada masa itu…lebih dua ribu tahun yang lalu…atas perintah kaisar Agustus, maka pergilah semua orang mendaftarkan diri di kotanya masing-masing. Yusuf dan Maria istrinya yang sedang mengandung juga pergi dari Nazaret ke Betlehem kota Daud di Yudea. Jarak yang jauh bagi seorang ibu yang sedang mengandung tentunya sangat berat dan melelahkan. Tapi perintah ini harus dilaksanakan sebagai wujud ketaatan, sambil mengimani maksud Allah dibalik semua peristiwa ini…Pada malam itu ketika tiba di Betlehem… yang kita mengenangnya malam ini…Tibalah waktunya Maria untuk melahirkan. Pintu demi pintu diketoknya untuk menginap dan akan membaringkan bayi yang segera akan lahir, tapi tak satupun dapat menerima mereka sebab semuanya sudah penuh.

Namun syukurlah masih ada yang mau memberikan sebuah tempat untuk menginap, walau hanya sebuah kandang domba dengan palungannya, disinilah Sang Bayi Juruslamat lahir dan dibaring dipalungan terbungkus kain lampin. Bagaimana kita saat ini……masihkah ada tempat khusus bagi Kristus dihati kita…ditengah-tengah kesibukan dunia ini…masihkah Putra Natal yang terutama dalam hidup kita…di tengah-tengah banyaknya yang paling prioritas dalam hidup kita…

 

………………………………..saat hening……………………………….

 

: Natal adalah wujud kasih Allah bagi manusia dan dunia ini, Natal adalah wujud inisiatif Ilahi untuk pemulihan hubungan Allah dan manusia, Natal adalah wujud perdamaian Allah dan umat manusia serta dunia ini. Marilah di malam Natal ini kita membawa diri masing-masing untuk memperoleh perdamaian sejati dengan Allah agar kita memperoleh pemulihan hidup yang berkenan kepadaNya sehingga sukacita kita menjadi penuh…. dan selajutnya kita berkomitmen untuk meneruskan damai Natal bagi sesama agar mereka juga dipulihkan dan beroleh damai sejahtera serta keharmonisan alam terus terjaga. Bersukacitalah, Sambutlah Raja Damai, jadilah berkat bagi sesama dan lingkungan. Serta bukalah hati kita untuk menerima perdamaian sejati dari Allah dalam Sang Bayi Natal itu.

 

……………………………….saat hening…………………………………

 

Angkatlah kepalamu…..,dan terangkatlah…..hai pintu-pintu yang berabad-abad supaya masuk Raja Kemuliaan.…Tuhan jaya dan perkasa….Tuhan semesta alam.…Yesus Kristus Dialah Raja Kemuliaan. Sambutlah Dia.…dan sembahlah dan pujilah Dia…. Untuk itu jemaat kami undang berdiri dan bersama-sama mengangkat pujian : HAI MARI BERHIMPUN (KJ. 109 : 1, 2, 6)

 

Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah

 

  1. VOTUM DAN SALAM

Pendeta : Pertolongan kita dalam ibadah Malam Kudus ini hanya datang dari Allah Bapa, yang telah menjadi manusia, dari Yesus Kristus Putra Natal dan dalam kuasa Roh Kudus. Salam Damai Sejahtera Natal dari Allah Tritunggal yang Esa. Amin.

Pdt + Jem : menyahut 5   3   4   5   6   5   4   5  .   .

A    .    .     .     .     .     min

(Jemaat duduk kembali)

  1. INTROITUS : Filipi 4:4-5a

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan :

Bersukacitalah! Tuhan sudah dekat!

Jemaat Menyanyi     : HAI DUNIA GEMBIRALAH (KJ. 119:1-2,4)

 

  1. PEMBACAAN MAZMUR : Mazmur 2:1-12 (Pnt. Sonya M. Johannes)

MJ             :    Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

Jemaat    :    Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:

MJ : “Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!”

Jemaat : Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; Tuhan mengolok-olok mereka.

MJ : Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:

Jemaat : “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!”

MJ : Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

Jemaat : Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

MJ : Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.”

Jemaat : Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!

MJ : Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar,

Jemaat    :    supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!

MJ             :      Haleluya!

Jemaat    :    Amin.

 

  1. DOA SYUKUR DAN PENGAKUAN DOSA

Pdt/PF                        : Doa Syukur dan Pengakuan dosa

Jemaat Menyanyi     : SUNGGUH MULIA (KJ. 118:1-3)

 

  1. PENGANTAR PENYALAAN LILIN NATAL (Pnt. Rini F. Yani)

MJ : Ketika Kristus Lahir, pada saat itu di padang Efrata tiba-tiba malam itu muncul suatu cahaya terang diiringi nyanyian sukacita para malaikat dengan bala tentara sorgawi: “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya.” Dalam mengingat terang Allah itu melalui kelahiran Yesus Kristus, marilah kita mempersiapkan diri untuk menyalakan lilin-lilin Natal

 

  1. SABDA MALAM KUDUS (lampu dipadamkan)
  • Pemuda : Yesaya 7 : 14 Pemudi : Lukas 2 : 10- 11

                      Yesaya 9 : 5                     Matius 1 : 20b – 21

                      Yohanes 1 : 1                     Yohanes 1 : 14

 

Pujian Jemaat : MALAM KUDUS (KJ. 92 : 1-3)

 

  • Pujian PS. JKK (Solist : Olivia Christie) “ O Holy Night”

 

  1. PELAYANAN FIRMAN (lampu dinyalakan kembali)
  • Doa
  • Pembacaan Firman Tuhan : Zakharia 2:10-13 (Pdt)
  • Kotbah/Renungan Berita Malam Kudus
  • Saat Teduh (diiringi instrumentalia)

 

  1. TARI CENDRAWASIH

 

  1. BERITA JEMAAT (Pnt. Rini F. Yani)

 

  1. DOA SYAFAAT

 

  1. PERSEMBAHAN : Matius 2:11

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.

Jemaat Menyanyi : S’LAMAT, S’LAMAT DATANG (KJ. 123:1-dst)

(Jemaat diundang berdiri)

DOA PERSEMBAHAN                                                       (Pnt. Magdalena Hehakaya)          

 

  1. NYANYIAN PENUTUP : MULIAKANLAH (KJ. 100)

 

  1. PENUTUP/BERKAT

Pendeta :

Jemaat : Amin

Jemaat Menyanyi : Haleluya 5X, Amin 3X

 

 

 

 

PETUGAS KEBAKTIAN MALAM KUDUS DI JKK

Selasa, 24 Desember 2019, pk. 18.00 wita

 

MAJELIS JEMAAT

 

 

 1. Pnt. Rini F. Yani
 2. Pnt. Yossy Maykel Puturuhu
 3. Pnt. Esther S. Salempang
 4. Pnt. Sonya M. Johannes
 5. Pnt. Frans Ferdinand Bule Logo
 6. Pnt. Magdalena Hehakaya
 7. Pnt. Djois Waluwanja
 8. Pnt. I Gst. Rai Daniel Ari Putra
 9. Pnt. Julianto Ari Saputro
10. Pnj. Supriyono

 

 

PELAYAN MUSIK DAN PEMANDU PUJIAN

PELAYAN MUSIK PEMANDU PUJIAN
Eva

Tata

Agi

Christian

Jessica

Eka

Prima