LITURGI IBADAH KAMIS PUTIH, 3 APRIL 2015

LITURGI KAMIS PUTIH

(Perjamuan Kasih & Pembasuhan Kaki)

2 April 2015 pk. 19.00 wita

 

Pemimpin : Pdt. Drs. I Wayan Sudira Husada, MM

                           Vik. I Putu Adi Sudarma Yusuf, S.Si. Teol

Tema:

“Menjadi Gereja Yang Bertumbuh Bersama Masyarakat”

 

Sub Tema:

“Menyatakan Kasih Tuhan Dengan Berbuat Sesuatu Bagi Tetangga”

 

Persiapan:

  • Jemaat Memasuki ruang Ibadah, duduk dengan tenang dan berdoa secara pribadi, mempersiapkan diri mengikuti ibadah (lagu intrumentalia)
  • Alat-alat pembasuhan kaki telah  disiapkan di tempatnya
  • Lonceng/gong dibunyikan 7 X disambut dengan pujian pembukaan
  • Prosesi

 (jemaat diundang berdiri)

  1. Pujian Pembukaan

Jemaat menyanyi : Di Saat Ini Ku Angkat Tembang (PKJ. 219:1-3)

 

 

  1. Votum dan Salam

Pdt/PL : Jemaat sekalian, Tuhan yang telah memanggil kita adalah pengasih dan penyayang, Ia begitu mengasihi saudara dan saya dan ia rindu memberkati kita. Marilah kita menjawab panggilanNya dengan datang, merendahkan diri di hadapanNya dan bersama-sama mengucapkan pengakuan :

 

 

Bersama   :      Pertolonganku datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia tetap setiap untuk selama-lamanya.

Pdt/PL        :      Salam sejahtera dari Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus kepada saudara sekalian.

Jemaat        :      Salam sejahtera bagi saudara juga.

Bersama : 5   3   4   5   6   5   4   5  .   .

A   .    .     .     .     .    min

(Jemaat duduk)

  1. Introitus : Mazmur 111:4

 

Perbuatan-perbuatanNya yang ajaib dijadikan peringatan,

Tuhan itu pengasih dan penyayang.

 

Nyanyian sambutan : Agunglah Kasih Allahku (NKB. 17:1-3)

 

1).     Agunglah kasih Allahku, tiada yang setaraNya;

         Neraka dapat direngkuh, kartikapun tergapailah.

         Kar’na kasihNya agunglah, Sang Putra menjelma,

         Dia mencari yang sesat dan diampuniNya.

 

Refrein:

O kasih Allah agunglah! Tiada bandingnya!

Kekal, teguh dan mulia! Dijunjung umatNya.

 

2). Pabila zaman berhenti dan takhta dunia pun lebur,

Meskipun orang yang keji telah menjauh dan tekebur,

Namun kasihNya tetaplah, teguh dan mulia.

Anug’rah bagi manusia dijunjung umatNya.

 

3). Andaikan laut tintanya dan langit jadi kertasnya,

Andaikan ranting kalamnyadan insan pun pujangganya,

Takkan genap mengungkapkan hal kasih mulia

Dan langit pun takkan lengkap memuat kisahnya.

 

  1. Pembacaan Mazmur: Mazmur 111:1-10

MJ :1 Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati,

Jemaat : dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.

MJ :2 Besar perbuatan-perbuatan TUHAN,

Jemaat : layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.

MJ :3 Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya,

Jemaat : dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya.

MJ :4 Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan;

Jemaat : TUHAN itu pengasih dan penyayang.

MJ :5 Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Jemaat : Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.

MJ :6 Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya,

Jemaat : dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.

MJ :7 Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan

 

Jemaat       :           segala titah-Nya teguh,

MJ                 :8     kokoh untuk seterusnya dan selamanya,

Jemaat         :          dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.

MJ                :9     Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya,

Jemaat         :          diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat.

MJ :10 Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN,

Jemaat : semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

MJ : Haleluya!

Jemaat : Amin.

 

  1. Doa Pengakuan Dosa

Pujian : Hyang Yesus Masabda (KP. 58:1)

 

  1. Berita anugerah : Yeremia 31:3

Pdt/PL      :    “Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu”.

Berdasarkan firman Tuhan ini, saya sebagai pelayan Yesus Kristus memberitakan bahwa pengampunan dosa telah berlaku dalam nama Allah Bapa, dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Jemaat : menyambut dengan berdiri dengan bersalaman dan berkata : “Tuhan mengasihi dan mengampuni kita”.

 

  1. Petunjuk Hidup Baru: Yohanes 15:12-14

Pdt/PL : 15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. 15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

 

Pujian:                                               Bagaikan Bejana

 

Bagaikan bejana siap dibentuk, demikian hidupku ditanganMu

Dengan urapan kuasa RohMu, ku dibaharui selalu

Jadikan ku alat, dalam rumahMu

Inilah hidupku ditanganMu,

Bentuklah s’turut kehendakMu, pakailah sesuai rencanaMu

Ku mau s’pertiMu Yesus, disempurnakan slalu

Dalam seg’nap jalanku memulliakan namaMu

 

  1. Pemberitaan Firman Tuhan:

¨ Doa

¨ Bacaan Alkitab : Yohanes 13:1-15

¨ Saat teduh

¨ PS. Densel “Golgota”

 

  1. Refleksi Sebelum Pembasuhan Kaki
  2. Pujian : Tuhanku Bila Hati Kawanku (KJ. 467:1)

 

1) Tuhanku, bila hati kawanku

terluka oleh tingkah ujarku,
dan kehendakku jadi panduku,

ampunilah.

 

  1. Mendoakan orang-orang yang menyakiti hati kita dan berdoa untuk orang yang kita sakiti hatinya.

 

  1. Pujian : Tuhanku Bila Hati Kawanku (KJ. 467:2-3)

 

 

 

 

 

  1. Pembasuhan Kaki

Pdt/PL     : “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.” (Yohanes 13:14-15)

Jemaat : menyanyi “Melayani, Melayani Lebih Sungguh”

 

 

 

 

(Pendeta mengawali membasuh kaki para majelis, dilanjutkan dengan majelis membasuh  kaki  jemaat dan selanjutnya jemaat saling membasuh kaki)

 

 

  1. Doa Sesudah Pembasuhan Kaki dan Kesiapan Menerima Perjamuan Kudus (Pdt/PL)

 

  1. Perjamuan Kasih

 

  1. Persembahan

¨ Majelis membacakan ayat pembimbing : Mazmur 37:25-26

37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; 37:26 tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

 

¨ Pujian : Tabur Waktu Pagi (NKB. 208:1-dst)

 

1). Tabur waktu pagi, tabur benih kasih,

Tabur waktu siang t’rus sampai senja.

Nantikan tuaian pada musim panen,

Kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

 

Refrein:

Bawa berkasNya masuk lumbungNya,

Kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

Bawa berkasNya masuk lumbungNya,

Kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

 

2). Di terik sang surya, di g’lap bayang awan,

Kita pun menabur, riang bekerja.

Nanti panen tiba, tugas akan usai,

Kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

 

3). Maju walau sukar, tabur bagi Tuhan,

Biar jiwa raga susah dan lelah.

Sampai akhir nanti kita disambutNya,

Kita ‘kan bersuka bawa berkasNya.

 

¨ Doa persembahan dan syafaat oleh Pdt/PL

 

  1. Pujian penutup : Jika Padaku Ditanyakan (KJ. 432:2)

 

Jika padaku ditanyakan apa akan kusampaikan pada dunia
yang penuh dengan cobaan, aku bersaksi dengan kata,

Tapi juga dengan karya menyampaikan kasih Allah yang sejati.
T’lah tersedia bagi kita pengampunan dan anug’rah,
kes’lamatan dalam Kristus, PuteraNya. K’rajaan Allah
penuh kurnia itu berita bagi isi dunia.

 

  1. Pengutusan dan Berkat

Sambutan jemaat : Hosiana 5X, Amin 3X