LITURGI HARI HIV & AIDS SEDUNIA MINGGU, 8 DESEMBER 2019

LITURGI HARI HIV & AIDS SEDUNIA

MINGGU, 8 DESEMBER 2019

 HARI MINGGU II DALAM MASA ADVENT

 

Tema :“Bersama Masyarakat Meraih Sukses”

(diperingati dalam Ibadah Minggu, 8 Desember 2019)

 

 

Dilayani oleh : Sdri. Kezia Grecyanda Palembangan (pk. 18.00 wita)

 

 

 

Persiapan Jemaat    : Doa pribadi

  Persiapan Pendeta, Majelis Jemaat

  Pemandu Pujian, dan Organis    : Doa bersama di Konsistori

 

Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1) Jemaat bersama-sama berdiri, Majelis (3) keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang Theopani, diikuti Majelis (7) yang mengambil api lilin untuk dibawa kebalai serbaguna & Majelis (1) yang mengajak Jemaat memulai ibadah.

  1. PANGGILAN BERIBADAH

MJ    :    Jemaat kekasih Kristus, HIV & AIDS serta ODHA (Orang Dengan HIV & AIDS) merupakan sebuah realita yang terpampang di hadapan kita semua. Di satu sisi, kenyataan ini amatlah menakutkan dan membuat kita bergidik ngeri. Tetapi di sisi lain, justru inilah peluang mewujudkan keterpanggilan kita untuk bersolider terhadap sesama yang menderita dan tersisih. Tuhan mendamba agar kita bersedia memberi diri untuk mengangkat mereka yang lemah, supaya kepala mereka kembali tegak dan lutut mereka tak lagi goyah. Kita terpanggil untuk menjadi pembangkit semangat bagi mereka, sehingga mereka dapat turut ambil bagian dalam kehidupan sosial dan meraih sukses bersama masyarakat.

Memasuki ibadah yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari HIV & AIDS Sedunia ini, marilah kita bersama mengumandangkan pujian: “Kau Telah Memilihku”

 

Kau telah memilihku sebelum dunia dibentuk.

Betapa aku bersyukur padaMu, ya Tuhan, Allahku.

Kau telah memanggilku sebagai alat k’rajaanMu.

Betapa aku bersyukur padaMu, atas perbuatanMu.

 

Reff : Jadikan aku bait suciMu,

yang kudus dan yang tiada bercela.

Jadikan aku mezbah doaMu

bagi keselamatan bangsaku.

 

Prosesi Pendeta dan Majelis Jemaat memasuki ruang ibadah

 

  1. VOTUM DAN SALAM

Pdt/PF : Saudaraku, Ibadah Hari HIV & AIDS Sedunia ini ditahbiskan di dalam sebuah pengakuan bahwa pertolongan kita hanya datang dari Allah Bapa di sorga, yakni Ia yang mencipta, memperhatikan, dan memelihara buatan tangan-Nya. Kini rendahkanlah dirimu di pelataran-Nya yang kudus.

Jemaat : Dengan pengakuan yang sama, kami merendahkan diri di hadapan-Nya.

Pdt/PF : Salam sejahtera dari Allah Tritunggal kepada saudara!

Jemaat : Dan salam sejahtera bagi saudara juga.

Jemaat : menyahut  5   3   4   5   6   5   4   5  .   .

A    .    .     .     .     .     min

(Jemaat duduk kembali)

  1. INTROITUS : Lukas 12:35

Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

 

Jemaat menyanyi : Betapa Indah Harinya (KJ. 395:1-2,4)

 

  1. PEMBACAAN MAZMUR MINGGU : Mazmur 80:2-7,15-20 (MJ. 4)

MJ                :2     Hai gembala Israel, pasanglah telinga,

Jemaat        :              Engkau yang menggiring Yusuf sebagai kawanan domba!

MJ               :       Ya Engkau, yang duduk di atas para kerub, tampillah bersinar

Jemaat        :3            di depan Efraim dan Benyamin dan Manasye!

MJ               :        Bangkitkanlah keperkasaan-Mu

Jemaat : dan datanglah untuk menyelamatkan kami.

MJ :4 Ya Allah, pulihkan kami,

Jemaat : buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

MJ :5 TUHAN, Allah semesta alam,

Jemaat : berapa lama lagi murka-Mu menyala sekalipun umat-Mu berdoa?

MJ :6 Engkau memberi mereka makan roti cucuran air mata,

Jemaat : Engkau memberi mereka minum air mata berlimpah-limpah,

MJ :7 Engkau membuat kami menjadi pokok percederaan tetangga-tetangga kami,

Jemaat : dan musuh-musuh kami mengolok-olok kami.

MJ :15 Ya allah semesta alam, kembalilah kiranya,

Jemaat : pandanglah dari langit, dan lihatlah!

MJ : Indahkanlah pohon anggur ini,

Jemaat :16 batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!

MJ :17 Mereka telah membakarnya dengan api dan menebangnya;

Jemaat : biarlah mereka hilang lenyap oleh hardik wajah-Mu!

MJ :18 Kiranya tangan-Mu melindungi orang yang di sebelah kanan-Mu,

Jemaat : anak manusia yang telah Kauteguhkan bagi diri-Mu itu,

MJ :19 maka kami tidak akan menyimpang dari pada-Mu.

Jemaat : Biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.

MJ :20 Ya TUHAN, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,

Jemaat : buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat.

MJ : Terpujilah Allah

Jemaat : Amin.

 

  1. DOA BERKAT UNTUK ANAK-ANAK SM/REMAJA

 

  1. REFLEKSI PENGAKUAN DOSA

(Pdt/PF membacakan monolog: “Apa Kata Yesus?”, diiringi instrumentalia lembut)

Pdt/PF : Dalam sebuah perjalanan, Yesus melihat orang yang buta sejak lahirnya. Para murid bertanya pada-Nya: “Guru, apa sebabnya orang ini terlahir buta? Apakah karena dosa orangtuanya, ataukah karena dosanya sendiri?” Jawab Yesus: “Bukan, anak-Ku. Bukan karena dosa orangtuanya ataupun dosanya sendiri. Ketahuilah, orang seperti ini ada karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus menjadi nyata atasnya.” Kini renungkanlah, saudaraku: Yesus menghendaki agar kuasa Tuhan menjadi nyata atas sesama yang menderita. Tetapi acapkali kita memandang mereka dengan tatapan yang menghakimi. Masihkah kita menganggap ODHA sebagai orang-orang yang selayaknya menanggung ‘kutukan’ atas dosa dan kesalahan mereka sendiri?

 

Hening Sejenak —

Pdt/PF    :     Pada suatu hari Sabat, Yesus sedang mengajar di sebuah rumah ibadat. Saat itu datanglah seorang ibu yang kerasukan roh jahat selama 18 tahun sehingga bungkuk badannya. Yesus meletakkan tangan-Nya atas sang ibu. Seketika ia menjadi sembuh dan bisa berdiri tegak kembali. Maka gusarlah kepala rumah ibadat itu dan mempersoalkan Yesus yang melakukan aktivitas itu pada hari Sabat. Kata Yesus: “Bukankah di hari Sabat engkau melepas hewan ternakmu untuk dibawa ke tempat minuman? Maka tidakkah sepatutnya perempuan yang sudah diikat Iblis ini juga dilepaskan dari ikatan itu, karena ia pun keturunan Abraham?” Saudaraku, terkadang kita senang menunda dan bahkan menahan diri kita untuk menolong sesama dengan begitu banyaknya pertimbangan. Demikian pula ketika berhadapan dengan ODHA, kita acapkali merasa jijik, takut, dan ngeri. Adakah suara Yesus ini membuat kita tergerak untuk selalu sedia memberi pertolongan kepada sesama tanpa banyak alasan?

— Hening Sejenak —

Pdt/PF : “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” Terhadap mereka yang lemah, hati Yesus senantiasa tergerak oleh belas kasihan. Keluhuran pribadi Yesus ditunjukkan-Nya dengan sikap berbelarasa terhadap sesama yang menderita. Namun tanpa sadar kita seringkali meletakkan ‘kuk penghakiman’ di pundak sesama kita yang terasing, bahkan menjauhkan diri dari mereka. Saudaraku, melalui refleksi ini seyogianyalah kita menjadi sadar bahwa kita ini adalah manusia yang tidak sepenuhnya dapat melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya. Kita mohon kiranya Roh-Nya yang kudus berkenan menginsafkan kita seraya menganugerahkan pertolongan-Nya untuk memperbaharui hidup kita.

Nyanyian pengakuan dosa : “Aku Percaya”

 

Tiada yang seperti Engkau, begitu mengasihiku.

Kau, Tuhan, sanggup menjawab semua seru doaku.

Tiada yang seperti Engkau, begitu mengasihiku.

Kau, Tuhan, sanggup melawat seluruh kehidupanku.

 

Reff : Aku percaya, Tuhanku ajaib,

Kau turun tangan memulihkanku.

Aku percaya, Tuhanku dahsyat,

Kau turun tangan memberkatiku.

 

  1. BERITA ANUGERAH : Matius 9:12-13

Pdt/PF : Yesus berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

 

 

Dengan memegang teguh janji serta perkenanan Tuhan untuk memulihkan keberadaan umat-Nya yang berdosa ini, maka selaku hamba Tuhan Yesus Kristus saya menyampaikan bahwa sesungguhnya pada saat ini juga dosa saudara dan saya sudah diampuni! Berita ini saya sampaikan di dalam nama Allah: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.

Jemaat : menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman sambil berkata “Tuhan mengasihimu!”

 

  1. PETUNJUK HIDUP BARU : Galatia 6:9-10

Pdt/PF : 6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. 6:10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Nyanyian kesanggupan : Jika Padaku Ditanyakan (KJ. 432:1-2)

(Jemaat duduk kembali)

  1. PEMBERITAAN FIRMAN
  • Doa untuk Pembacaan Firman dan Kotbah
  • Pembacaan Firman : Lukas 21:25-33                  (Pdt/PF)
  • Kotbah
  • Saat Teduh (diiringi instrumentalia)

 

  1. PADUAN SUARA/VG

 (Jemaat berdiri)

  1. PENGAKUAN IMAN RASULI                                                          (MJ. 5)

 

  1. PERAYAAN HARI HIV & AIDS SEDUNIA 2019

(Jemaat tetap berdiri, Pelayan turun dari mimbar. Pelayan dan Jemaat membaca sajak “Usah Berpasrah” secara bergantian, diiringi dengan instrumentalia lembut)

Pdt/PF : Kini bukan lagi saatnya kita sekedar prihatin namun toh masih menutup diri, tetapi pandanglah realita hidup itu sebagai pelecut untuk terus berlari.

Jemaat : Maka marilah kita hentikan stigma dan diskriminasi kepada yang tersisih, sebab sesungguhnya tak satupun manusia yang nuraninya terbilang bersih.

Pdt/PF : Daripada sibuk memupuk opini seraya membangun tembok pemisah, mengapa tidak mulai membuka akses-akses bagi mereka yang berkesah?

Jemaat : Semuanya harus bertolak dari hati Kristus yang tergerak oleh belas kasihan, dan kita inilah yang diutus sebagai duta-duta pembawa pelita kesaksian.

Pdt/PF : Di dalam sesaknya rongga dada akibat derita yang seolah tiada bertepi, tentulah masih terselip asa bagi mereka untuk berjuang menggapai mimpi.

Jemaat : Bergegaslah, hai kawanku. Usahlah kita hanya termangu dan berpasrah, karena perjuangan kita tak sebanding dengan Kristus yang bercucur darah.

 

Pdt/PF         :    “Perbuatanmu pada saudara-Ku yang hina, itulah yang kaubuat untuk Aku.” Maka mereka itu adalah sesamaku, saudaraku, dan sepenanggunganku.

Jemaat         :    Kini sudah saatnya kita merangkul mereka di dalam kasih persaudaraan, menolong mereka berjuang bersama masyarakat untuk meraih kesuksesan.

Pdt/PF : Ketakutan bukanlah alasan, kekhawatiran pun bukanlah rintangan, ibarat laskar yang ikhlas berkorban, kita terus maju ke medan peperangan.

Pdt & Jmt : Dengan kuat kuasa-Nya, marilah kita lucuti senjata-senjata Si Jahat. Di sanubari kita, biarlah teladan Kristus yang berbelarasa akan tetap terpahat.

Pdt/PF : Saudaraku, setiap insan memang terlahir dalam ketidaksempurnaan. Maka alangkah tidak bijaksananya  kita apabila kita justru menuntut kesempurnaan dari orang lain, karena sesungguhnya kita ini tercipta untuk saling menyempurnakan. Karenanya, tetaplah bersolider terhadap sesama! Selamat memperingati Hari HIV & AIDS Sedunia. Tuhan memberkati kita.

(Jemaat duduk kembali)

  1. BERITA JEMAAT (MJ. 1)

 

  1. DOA SYAFAAT

 

  1. PERSEMBAHAN : I Tesalonika 5:18

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Pujian Persembahan : Sudahkah Yang Terbaik Kuberikan (NKB. 199:1-dst)

(Jemaat diundang berdiri)

DOA PERSEMBAHAN                                                                                   (MJ. 6)

 

  1. NYANYIAN PENUTUP : Kuutus Kau (NKB. 210:1-3)

 

  1. PENGUTUSAN DAN BERKAT

Pdt/PF : Saudaraku, pergi dan wartakanlah kabar kesukaan senantiasa bagi sesama, khususnya bagi mereka yang terkungkung dalam kesakitan dan penderitaan. Rangkullah mereka dan teduhkanlah jiwa mereka dengan kesejukan sorgawi.

Jemaat : Kami siap menyatakan kasih Tuhan. Kiranya Tuhan menolong kami.

Pdt/PF : Arahkanlah hati dan pikiranmu kepada Tuhan.

Jemaat : Kami mengarahkan hati dan pikiran kami kepada-Nya.

Pdt/PF : Kini terimalah berkat-Nya: “Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal itu, kiranya memelihara hati dan pikiranmu di dalam Kristus Yesus dan Roh Kudus. Amin.”

Jemaat Menyanyi : Haleluya 5X, Amin 3X

 

 

PETUGAS IBADAH MINGGU, 8 DESEMBER 2019

MAJELIS JEMAAT

KEBAKTIAN I (07.00) KEBAKTIAN II (10.00) KEBAKTIAN III (18.00)
  1.  Pnj. Krisna Putra Dkn. Haryono Wonojoyo Pnj. Supriyono
  2.  Dkn. Esther S. Budhiningsih Dkn. RE. Takari Palinggi Pnt. Magdalena Hehakaya
  3.  Dkn. Sunarno Dkn. Abner Cahya Bawono Pnt. Rini F. Yani
  4.  Pnj. Perdana Bayu Aji Pnt. Esther S. Salempang Pnj. Lende Tanggela
  5.  Pnt. Sonya M. Johannes Pnt. I. G. Rai Daniel Ari P. Pnt. Djois Waluwanja
  6.  Pnj. Ni Nym Ayu Mirah S. Dkn. Nyoman Nurhandayani
  7.  Dkn. Andreas Fengky K Pnj. Tuary Shinta R. Sitompul Pnj. Domu Wardji
  8.  Pnj. Bayu Widjayanto Pnj. Marliantini Korasa Pnt. Yulius Sukristanto
  9.  Dkn. Ni Gst. A. Stiti Sudastri Pnj. R. Suyarto Pnt. Frans Ferdinand Bule L.
 10. Pnj. Jamiati Pnt. Yohanes Santoso Dkn. Rusmini
 11. Pnt. Yossy Maykel Puturuhu Dkn. Nengah Santi

 

 

BPI “FAJAR KASIH” (10.00)
Pnt. Christimulia P. Trimurti Dkn. Budi Listianto Pnj. Hendry L. Tobing

 

 

PELAYAN MUSIK, PEMANDU DAN TIM MULTIMEDIA

TUGAS PELAYAN MUSIK PEMANDU PUJIAN TIM MULTIMEDIA
Kebaktian I Iwan

Aris

Devi

Sri

Andre

Quentin

Kebaktian II Prima

Christian H.

Christian

Eka

Jolly

Nanda

Agus

Yitro

Kebaktian III Joses

Agi

Anik

Sri

Sixtus

Gusna

BPI Fajar Kasih Dessi Advent