Kita Tidak Pernah Sendiri

Pernahkah dalam hidup ini, kita merasa sendiri dan sepi? Suatu kondisi yang membuat kita merasa seperti tiada berkawan. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja: remaja, dewasa muda, hingga lansia. Demikianlah Musa merasa sendiri di tengah perjalanan dari Mesir ke Tanah Perjanjian, memimpin bangsa yang besar dan suka memberontak. Musa merasa tidak sanggup menanggung beratnya beban tugas yang tidak mudah ini. Tetapi Allah mengetahui kegelisahan hati Musa, dan berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketentraman kepadamu”. Demikian pula Yesus memahami situasi dan kondisi yang akan dihadapi para murid setelah Ia pergi ke rumah Bapa. Tentu hal ini tidak akan mudah, tak heran bila para murid merasa sendiri dan ketakutan. Oleh sebab itu Yesus mengaruniakan kepada mereka, Roh penghibur yang akan memberikan pertolongan, kekuatan, penyertaan dan penghiburan dalam kehidupan murid-muridNya.

Ketika kita mengalami situasi dimana teman-teman atau keluarga seakan akan menjauhi kita, ketika siapapun di dunia ini bisa saja meninggalkan dan mengecewakan kita sewaktu-waktu, Tuhan akan selalu ada dengan kasih setiaNya. Hari ini kita diajak untuk menyadari betapa pentingnya tuntunan Tuhan, sehingga kita tidak akan pernah merasa sendiri dan sepi. Karena Tuhan selalu dekat dengan kita dan Dia sudah berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita. Ingatlah bahwa Tuhan selalu setia dengan janjiNya. Memang, berjalan dengan Tuhan bukan berarti kita akan terbebas dari masalah, tetapi disetiap permasalahan yang terjadi, kita tidak akan menghadapinya seorang diri. Karena di dalam Tuhan ada ketenteraman, ada rasa aman dan ada damai sejahtera. Seperti Allah yang menyertai Musa dan para murid, demikianlah Allah juga senantiasa menyertai kita.

Oleh sebab itu, jangan pernah takut menjalani kehidupan ini, bahkan dalam ketidakpastian dan pergumulan yang pelik sekalipun. Karena kita tidak pernah sendirian. Ada Sahabat sejati yang tidak pernah mengecewakan dan selalu peduli pada setiap permasalahan kita. (AS)

 

Bacaan Alkitab: Markus 16: 1-8; 1 Korintus 15: 1-11; 1 Samuel 2: 1-8; Lukas 24: 1-12

 

Doa:  Trimakasih Tuhan, untuk setiap penyertaanMu dalam kehidupan kami. Ajar kami untuk selalu mengandalkan Engkau, Sahabat kami yang Setia. Amin