Ketaatan dalam Ketakutan

Salah satu quote terjemahan buku The Tibetan Book of the Dead mengatakan, tidak ada orang waras mana pun yang tidak punya ketakutan terhadap apa pun. Ya, dalam kehidupan kita pasti pernah dilanda ketakutan. Ketakutan yang membuat kita diam di tempat atau menggoyahkan kehidupan kita bahkan iman percaya kita.

Meskipun bangsa Israel di bawah kepemimpinan Yosua sudah pernah merasakan kemenangan dalam berperang tapi mereka pun masih dalam ketakutan ketika musuh yang datang lebih banyak akan menyerbu mereka lagi. Apalagi musuh yang datang seperti pasir di tepi laut banyaknya (ay. 4). Mereka takut akan keselamatan dan kelangsungan hidup mereka. Mungkin bangsa Israel merasa mereka tidak bakalan menang melawan musuh mereka. Ketakutan yang merasuki mereka membuat mereka ragu akan menang melawan musuh. Padahal selama ini Tuhan merekalah yang berperang melawan mereka. Karena itu Tuhan mengingatkan Yosua agar jangan takut menghadapinya (ay. 6). Yosua pun mengajak bangsanya untuk taat dan mendengarkan Tuhan. Karena itu ia bergerak maju, melakukan seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya (ay. 9).

Marilah kita juga selalu berusaha menjadi penolong bagi siapa pun. Jangan pelihara ketakutan dalam hati kita, tetapi datanglah pada Tuhan. Minta pertolongan-Nya dan setelah itu bergerak maju. Mari kalahkan ketakutan dengan tetap taat pada Tuhan. –MIA/www.renunganharian.net

BELAJAR MEMBERANIKAN DIRI LEBIH BAIK DARI PADA TETAP TAKUT.