Kami Sangat Kuat

Seusai memenangkan NBA 1998, Michael Jordan ditanya wartawan tentang kunci kemenangan timnya. Jordan berkata, “Malam ini kami sangat kuat! Ya, kemenangan ini bukan karena permainan individu, tetapi karena setiap orang dalam tim bermain dengan sangat baik.” Wartawan itu kaget. Mungkin ia menyangka bahwa sang superstar NBA tersebut akan menganggap dirinya paling berperan dalam memenangkan timnya, tetapi dugaan itu ternyata keliru.

Ketika menyampaikan surat bernada teguran kepada jemaat di Korintus, rasul Paulus juga mengungkapkan satu rahasia dalam pertumbuhan rohani orang percaya. Rahasia itu terletak pada kerja sama orang percaya dengan Allah! Nampaknya jemaat Korintus belum memahami rahasia itu sehingga mereka hidup terkotak-kotak, juga dalam perselisihan dan iri hati (ay. 3). Seandainya mereka memahami bahwa sejatinya dua hamba Tuhan itu sedang bekerja sama dengan Allah, tentu kondisinya akan lain. Dalam “kerja sama” ini, karya Allah melalui Roh-Nya tentu yang paling dominan, sekalipun peran Paulus dan Apolos juga tak dapat diabaikan sebagai penanam dan penyiram kebenaran firman Allah.

Kehidupan manusia sejatinya adalah rangkaian kerja sama dalam berbagai bidang. Bagi kita orang percaya, karya Allah mutlak tidak dapat dipungkiri dalam setiap keberhasilan kita melakukan segala sesuatu. Mereka yang menyadari prinsip ini berpotensi melakukan hal-hal yang besar karena mereka ibarat sebuah tim yang bekerja dengan sangat kuat! –GHJ/www.renunganharian.net

KETIKA ALLAH DILIBATKAN, PEKERJAAN YANG KITA LAKUKAN DAPAT BERDAMPAK SANGAT KUAT!