Jangan Ungkit Lagi

Apakah Tuhan sungguh melupakan dosa saya? Benarkah Dia telah mengampuni saya sepenuhnya? Pertanyaan demikian ada kalanya muncul begitu saja di benak kita. Mungkin ada ketakutan yang besar setelah kita melakukan dosa. Atau ada rasa tidak layak yang menyiksa. Bisa juga rasa bersalah menindas dan melenyapkan sukacita kita.

Namun Tuhan kita adalah Tuhan yang baik dan pengampun. Itulah yang dialami dan dikisahkan kembali oleh Daud. Gambaran mengenai “sejauh timur dari barat” menunjukkan bahwa Tuhan benar-benar tidak pernah mengungkit kembali dosa yang kita akui dan telah kita tinggalkan. Memang dosa Daud tercatat dalam Kitab Suci dan tidak pernah dapat dihapus sepanjang sejarah umat manusia. Tetapi oleh kebaikan Tuhan, dosa itu sudah Tuhan ampuni. Kalaupun Dia membalas tindakan salah kita, balasan itu sungguh ringan dan tidak sepadan dengan kesalahan kita (ay. 10). Tanpa kasih dan kesetiaan Tuhan, kita sebetulnya tidaklah ada harganya (ay. 14-16). Namun Tuhan sangat menghargai kita. Kasih setia-Nya memelihara kita (ay. 17-18). Terpujilah Tuhan!

Rasa bersalah dan takut berlebihan dapat menghalangi kita melihat kasih dan anugerah Tuhan. Pengalaman dan pengetahuan kita yang terbatas sering membuat kita meragukan pengampunan tuntas Bapa yang menerima kembalinya anak terhilang. Dalam keadaan demikian, seharusnya imanlah yang berbicara. Jika Tuhan tidak lagi mengingat dosa kita, masihkah perlu kita terus mengungkit kesalahan dan dosa masa lalu kita sendiri? –HEM/www.renunganharian.net

MARI KITA AKUI DOSA DAN BERTOBAT,
DAN BERSUKACITALAH BAHWA TUHAN MENGAMPUNI KITA.