Forgiveness

Apakah mengampuni seseorang bagi anda merupakan perkara yang sangat sulit untuk dilakukan? Jika ya, maka sebaiknya anda sungguh-sungguh merenungkaan firman Tuhan hari ini dan segera bertobat. Sebagian orang memang lebih senang menyimpan kebencian dan amarah daripada melepas pengampunan. Ada yang menyimpannya bertahun-tahun, bahkan sampai mati. Padahal sikap yang demikian sama seperti menyimpan sampah yang semakin lama akan semakin berbau tidak sedap dan bisa jadi mengganggu kesehatan serta merugikan diri sendiri. Sering kali kita ingin diampuni Tuhan, tetapi sulit untuk memaafkan orang lain.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita akan pentingnya sebuah pengampunan. Dalam kesulitan yang dialami, Pemazmur mengungkapkan keyakinannya pada Allah yang Maha Pengampun. Sekalipun dosa manusia sangat banyak dan begitu seringnya melukai hati Allah, tetapi padaNya selalu ada pengampunan. Allah mau menerima setiap orang yang mau datang kepadaNya untuk memohon pengampunan. Jika demikian adanya, apakah layak bagi kita yang telah diampuni dosanya ini bersikap tidak mau untuk mengampuni sesama kita? Bukankah kita sering berdoa, “ampunilah kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami”? Secara jujur kita berkata dalam doa kepada Tuhan bahwa sesungguhnya pengampunan yang kita perlukan dari Tuhan juga didasarkan pada pengampunan yang kita beri untuk sesama. Paulus menegaskan dalam suratnya kepada jemaat di Kolose, “sama seperti Tuhan mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian”. Dengan kata lain, setiap kita yang telah menerima pengampunan Allah harus juga bersedia mengampuni sesama.

Sangat jelas firman Tuhan hari ini mengajarkan kita untuk tidak bersikap egois. Pengampunan yang kita lepaskan untuk orang lain didasarkan pada pengampunan dari Allah yang jauh lebih besar untuk kita. Memaafkan orang lain juga bukan untuk menyogok agar Allah mau mengampuni kita, tetapi justru karena kita telah lebih dahulu menerima pengampunan dariNya. Sebaliknya mereka yang sulit untuk mengampuni sesama sesungguhnya belum menerima atau mengalami pengampunan dari Allah. Sekarang mari kita merenungkannya kembali, “Maukah kita melepas pengampunan untuk sesama?” (A3P)

 

Bacaan Alkitab: Yohanes 16: 5-15; Efesus 3: 14-21; Mazmur 131

Doa: Ya Tuhan, terimakasih atas pengampunan yang sudah Engkau beri. Tolong beri kami hati yang luas untuk juga bisa melepas pengampunan bagi sesama kami. Amin.