Engkau Belum Tua

Wynnifred Franklin tahun ini berusia 94 tahun. Pada 1993 ia memasuki masa pensiun. Namun tiga tahun kemudian, ia memutuskan untuk bekerja lagi. Sampai sekarang ia aktif sebagai karyawan toko roti di Pennsylvania. Semua rekan kerjanya berkata, ia seorang rekan kerja yang baik, rajin dan bersemangat. Mengutip ucapan temannya, Franklin berkata, “Jika waktu bangun tidur engkau masih tahu apa yang akan kau kerjakan 30 menit ke depan, engkau belum tua.”

Paulus sedang menyampaikan kepada jemaat Korintus, bahwa iman kepada Yesus Kristus bekerja kuat di dalam hati manusia. Menjadikan manusia batiniahnya tangguh. Sedemikian kuatnya sehingga membuat ia pantang menyerah-sebagaimana yang Paulus sendiri alami dalam hidupnya (ay. 8-9). Termasuk tidak menyerah pada kemerosotan fisik atau manusia lahiriah (ay. 16)-yang bisa terjadi karena terpaan derita dan kesukaran sekaligus proses penuaan. Itu sebabnya Paulus tetap giat melayani (ay. 12-bdk. 1Kor. 15:58).

Selalu ada perbedaan besar antara kaum usia lanjut yang masih aktif melakukan sesuatu dengan yang tidak sama sekali. Mereka yang secara rohani terawat, masih bersemangat, masih berencana ini dan itu, banyak bergerak, tetap belajar, tetap bergaul, dan bekerja (sesuai kadar kesanggupannya) menuai kehidupan yang lebih bergairah dan bermakna. Jadi, marilah kita tentukan dan jalani sikap hidup yang giat, bersemangat, dan pantang menyerah terhadap ketuaan. Katakan kepada diri sendiri, “Engkau belum tua!” –PAD/www.renunganharian.net

KEMUNDURAN FISIK ADALAH GEJALA ALAMI,
TETAPI MENJADI TUA ITU TERGANTUNG SIKAP HIDUP KITA.