Digerakkan Tujuan

Doni memiliki enam adik. Ia bekerja dengan giat demi ikut membiayai kuliah adik-adiknya. Meskipun sebenarnya ia bisa kuliah sambil kerja dan mendapatkan gelar sarjana, ia rela tak kuliah dan hidupnya pas-pasan. Syukurlah, semua adiknya berhasil lulus sarjana dan memiliki kehidupan yang lebih baik. Keenam adiknya membalas kebaikan Doni dengan menunjang keperluan hidupnya.

Sebuah tujuan akan menggerakkan kita. Karena itu, tanpa tujuan yang jelas, orang menjalani hidup secara asal-asalan. Daud memiliki tujuan yang mulia, yaitu mendirikan Bait Allah. Tuhan menghargainya, tetapi Dia tidak mau Daud yang membangun Bait Allah karena ia sudah menumpahkan banyak darah (ay. 8). Tuhan berjanji, anak Daudlah, yaitu Salomo, yang akan mendirikannya. Meskipun bukan dirinya yang membangun, Daud senang anaknya yang mendapatkan kepercayaan. Meskipun dalam kesusahan, sebelum mati ia mengumpulkan sangat banyak persediaan bahan bangunan untuk Bait Allah (ay. 14). Daud memberi perintah kepada segala pembesar Israel untuk memberikan bantuan kepada Salomo (ay. 17). Saat Salomo menjadi raja, tujuannya ini tercapai.

Apakah tujuan saya mengikut Kristus? Apakah tujuan saya bekerja? Kalau saat ini kita belum memiliki tujuan yang jelas, kita dapat mencoba menyusun tujuan yang jelas, berguna, dan realistis. Pastikan kita menyertakan tujuan Tuhan dalam rencana tersebut sehingga baik rencana itu terwujud maupun tidak, kita sudah mengupayakan yang terbaik. –RTG/www.renunganharian.net

TUJUAN MEMENGARUHI SIKAP; SIKAP MEMENGARUHI TINDAKAN.