Bukti Pertobatan

Mendengar kata “Pertobatan” bagi kita yang sungguh ingin mengalami perubahan pasti akan bersyukur dan bersukacita, namun bagi mereka yang tidak ingin mengalami perubahan, pertobatan akan dihindari. Pertobatan adalah sebuah tindakan meninggalkan perilaku yang kita pandang benar tetapi sesungguhnya salah di mata Allah. Pertobatan adalah sebuah keputusan yang diambil oleh semua orang dalam rangka merubah kehidupan menjadi berkenan kepada Allah. Dan pertobatan dibuktikan dalam tindakan nyata, termasuk oleh kita sebagai orang percaya atau pengikut Kristus.

Tuhan membenci orang-orang yang hidup dalam dosa dan tidak berkenan kepada orang yang dikuasi oleh dosa. Suara Nabi Yehezkiel dipakai TUHAN untuk mengingatkan bangsa Israel bahwa ada pengharapan bagi mereka yang mau bertobat.Yang dikehendaki Allah bukan kematian orang fasik melainkan pertobatan mereka. Karena itu Yehezkiel bertindak sebagai penyambung lidah Allah untuk menyerukan kepada mereka untuk bertobat dari dosa, dari hal-hal yang jahat yang akan menjerumuskan pada kematian. Pertobatan bermakna kembali kepada Tuhan dijalan yang benar untuk memperoleh hidup yang kekal.

Bukti pertobatan yang nyata terlihat jelas dalam pembacaan kedua ketika Zakheus yang adalah seorang pemungut cukai berjumpa dengan Yesus dan menyesali akan sikapnya dan mau bertobat dengan menyerahkan setengah dari miliknya untuk diberikan kepada orang miskin dan mengembalikan empat kali lipat dari apa yang sudah diperas, jika hal itu dapat dibuktikan. Pernyataan sikap Zakheus ini tidak hanya didengar oleh Yesus dan murid-murid yang menyertaiNya, tetapi juga pasti didengar oleh orang banyak yang ada dalam rumah Zakheus. Zakheus memberi bukti bahwa sebuah pertobatan yang tulus tidak hanya terdengar dimulut saja akan tetapi disertai kesungguhan hati untuk mau merubah apa yang salah. Pertobatan itu hanya dapat dilihat melalui perubahan sikap, yang diawali dengan membangun relasi yang kuat dengan Allah. Manusia adalah ciptaan yang paling sempurna karena itu tunjukkanlah bukti-bukti pertobatan yang nyata. Keputusan ada ditangan kita “Bertobat atau Tidak” ( FAO )

 

Bacaan Alkitab: Lukas 18: 1-8; 1 Timotius 4: 6-5: 2

Doa: Ya Tuhan, kami menyerahkan hidup untuk Engkau ubah menjadi manusia yang sungguh-sungguh ingin mengalami perubahan. Amin .