Berjuang Demi Berkat Allah

Kita percaya Allah memelihara kehidupan kita. Tetapi kepercayaan kita bukanlah kepercayaan yang pasif, melainkan percaya yang aktif. Pemeliharaan Tuhan harus kita perjuangkan melalui karya kita. Berkat Tuhan tidak sekonyong-konyong turun dari langit. Manusia diberi akal dan kekuatan untuk memperjuangkan berkatnya. Tuhan sendiri yang akan menghargai perjuangan kita dengan menurunkan berkat-Nya.

Yakub bergumul dengan seorang pria hingga fajar menyingsing. Pertarungan yang sengit dan menguras tenaga. Dari pertarungan ini Yakub memperoleh tiga hal: nama baru, pangkal paha yang sakit, dan sebuah kemenangan. Kitab Hosea mengatakan bahwa Yakub dapat menang dalam pergumulannya dengan Allah bukan melalui kekuatan yang dimilikinya, tetapi dengan menangis dan memohon belas kasihan. Inilah kunci dari kemenangan Yakub dalam pergumulannya dengan Allah. Dari pergumulan sengit dan keinginan kuat untuk memohon berkat dari Tuhanlah Yakub mendapatkan nama barunya, Israel.

Sama seperti kita, Yakub bukanlah manusia sempurna. Ia bahkan merupakan karakter yang memiliki cukup banyak kelemahan. Kehidupan Yakub terasa begitu lekat dengan persoalan tipu menipu. Namun, dibalik segala kelemahan itu Yakub memiliki iman yang sangat kuat, yaitu iman yang percaya dan berjuang untuk mendapatkan berkat Allah, sampai akhirnya ia mendapatkan berkat yang dibutuhkannya. Kita perlu belajar untuk memiliki iman seperti itu, yang percaya penuh akan kuasa Tuhan dan mau berjuang keras supaya Tuhan memberkati kita. –ENO/www.renunganharian.net

TUHAN AKAN MEMBERKATI UMAT-NYA YANG BERJUANG
UNTUK MENGEJAR BERKAT-NYA.