Belanja Online

Dulu jika hendak berbelanja, kita harus pergi ke toko atau pasar. Sekarang tidak, sebab ada pilihan untuk berbelanja online. Tak perlu pergi kemana-mana, barang belanjaan dikirim ke rumah. Sementara melakukan transaksi pun, di hadapan kita tampil banyak pilihan barang dan penjual. Kita tinggal pilih, manakah yang memberi tawaran terbaik. Kemajuan teknologi memang kian memanjakan manusia dengan pilihan.

Bagi Paulus, bergaul dengan jemaat Korintus bukan perkara mudah. Segala potensi baik dan beragam karunia ada pada jemaat ini. Sekaligus pelbagai macam pertikaian dan perbuatan dosa memalukan berlangsung di situ. Sahabat kental ada, anggota jemaat bandel ada, mereka yang gampang terhasut pun ada. Walaupun hubungan di antara mereka diwarnai pasang surutnya ketegangan, ia adalah “bapa rohani” dari jemaat ini. Ia mengasihi jemaat ini keseluruhannya. Sebab memang itulah kasih! Tidak pilih-pilih. Ia menerima, menghadapi, menegur, dan menggembalakan mereka semua, dalam segala hal. Itulah kandungan makna “segala sesuatu” yang lekat sebagai sifat kasih (ay. 7).

Berkeluarga bukan seperti tingkah berbelanja yang leluasa punya banyak pilihan. Keluarga dibangun dan dibentuk oleh kasih. Kasih yang bagaimana? Kasih yang menampung semua. Sebab kehidupan ini hadir di hadapan kita bagai satu paket. Baik, buruk, berat, ringan, suka, duka, berhasil, gagal, melegakan, menjengkelkan-semuanya jadi satu. Tak mungkin kita memilih hanya bagian, pengalaman, atau sifat-sifat yang kita sukai. Kasih itu merangkul, memikul, menghadapi, dan memperjuangkan semuanya. Ya, semuanya! –PAD/www.renunganharian.net

KASIH ADALAH WUJUD DARI KELAPANGAN DAN KETETAPAN HATI
UNTUK SALING MENERIMA SEUTUHNYA.