Analogi Kopi Susu

Siapa yang tidak tahu atau tidak pernah menikmati kopi susu? Tentunya kita semua tahu persis bagaimana nikmatnya rasa kopi susu dengan takaran kopi, gula dan susu yang pas. Meskipun terdapat tiga bahan yang ada di dalam racikannya, namun kebanyakan orang hanya menyebutnya “minum kopi” atau “minum kopi susu”. Kopi susu sengaja dipakai sebagai analogi berfikir tentang makna dan arti Trinitas atau Tritunggal. Secara umum kita menyebutNYA TUHAN YANG MAHA ESA yang artinya DIAlah satu-satunya yang TERsegalanya. Karena itu banyak orang yang masih tidak memahami tentang arti Tritunggal dan menyangka bahwa orang Kristen Tuhannya ada tiga atau menyembah tiga Tuhan. Padahal yang benar adalah Satu TUHAN yang Esa dalam Tiga Pribadi (Bapa, Putera dan Roh Kudus). Untuk memahaminya tentu juga diperlukan keterbukaan hati dan iman untuk merasakan kehadiranNYA lalu mempercayaiNYA sebagai TRITUNGGAL.

Mari kita belajar melalui analogi kopi susu ini untuk mengetahui peran dari masing-masing Pribadi TUHAN yang adalah TRITUNGGAL.

Pertama, kopi adalah bahan pokok utama. Sama halnya seperti ALLAH Bapa yang merupakan Awal dari segala yang ada. IA adalah SANG Pencipta, Pemelihara, bahkan juga sebagai HAKIM yang Agung seperti bacaan pertama pada hari ini. Pemazmur menyadari bahwa tidak akan ada yang dapat luput dari penghakiman TUHAN. Oleh karena itu, jangan coba-coba melakukan apa yang tidak berkenan di hadapanNYA. Kedua, gula adalah bahan kedua setelah kopi yang bertugas memberi rasa manis. Bila kita melihat dalam kitab perjanjian lama sosok ALLAH memiliki pribadi pencemburu dan pemarah yang mendominasi, maka dalam perjanjian baru Injil Kristus justru sebaliknya. Hadir sebagai pribadi yang penuh kasih, ketulusan, kejujuran, ketaatan bahkan pengorbanan yang luar biasa, demikian sosok pribadi Anak Manusia yang mendominasi seperti halnya gula. Ketiga, susu merupakan bahan pelengkap yang mampu menambah nikmatnya rasa kopi dengan aroma dan tekstur yang khas. Bukankah sangat mirip dengan pribadi Sang Roh Kudus? Roh Kudus melengkapi dua pribadi sebelumnya yang digambarkan tegas, pemarah dan penuh cinta kasih. Pribadi Roh Kudus bertugas menyertai, melindungi, menguatkan umatNYA agar tidak kembali jatuh dalam dosa dan maut.

Jadi, sudahkah saudara menikmati Kopi Susu pagi ini? Melalui bacaan kedua pada hari ini kita diajak untuk menjadi pemberita Injil Kerajaan ALLAH. Tentunya sebelum kita mengatakan kopi susu itu nikmat, kita dahulu yang harus mencobanya. Demikian juga dalam bersaksi tentang Injil Kerajaan ALLAH. Mari kita dahulu yang merasakannya, setelah itu jangan sampai lupa untuk menyatakannya dalam kesaksian kita. ( PAS )

 

Bacaan Alkitab: Yohanes 3: 1-8 (9-13 ); Roma 11: (32) 33-36; Mazmur 145

Doa: Ya Tuhan, tolong mampukanlah kami untuk memahami tentang arti kehadiranMU di dalam kehidupan kami dan merasakan nikmatnya bersekutu denganMU. Perkenankan pula kami untuk menjadi alat kesaksianMU. Amin!