Allah Tetap Setia pada Janji-Nya

Kalau kita peka, kita akan merasakan pemeliharaan Allah dalam kehidupan sungguh merupakan hal yang sangat luar biasa dan ajaib, dan merupakan hal yang sesungguhnya tidak pantas kita terima. Kita manusia berdosa yang layak dihukum, tetapi Tuhan tetap mengasihi kita sedemikian rupa. Seperti itulah Tuhan memperlakukan keturunan Abraham. Walaupun Yakub dan keluarganya melakukan hal yang tidak terpuji, ternyata Tuhan tetap memelihara mereka, dengan mencegah Laban mencelakainya.

Kebaikan Allah bagi Yakub haruslah dilihat dalam kerangka besar janji Allah kepada Abraham dan Ishak. Allah telah berjanji untuk menjadikan keturunan Abraham sebagai berkat bagi dunia. Sekalipun keturunan Abraham telah menunjukkan sikap yang tidak terpuji sebagaimana yang ditunjukkan oleh Yakub, Allah tetap setia pada janji-Nya. Perlindungan Allah kepada Yakub, bukan didasarkan pada kepantasan Yakub melainkan karena kasih setia Allah semata-mata. Kepada Yakub yang berdosa itu, Allah tidak akan tinggal diam, Ia akan menunjukkan keadilan-Nya dan akan membentuk hamba- Nya ini menjadi sebuah pribadi yang sesuai dengan kehendak-Nya.

Sebagai orang percaya, kita pun sering kali bertindak seperti Yakub. Akan tetapi kita boleh percaya bahwa Allah tetap setia pada janji keselamatan-Nya. Janganlah kita menyepelekan kasih Allah ini, tetapi marilah kita belajar untuk setia kepada Allah yang tetap setia dengan janji-Nya. Belajarlah untuk menghargai kasih karunia- Nya itu dengan hidup setia dan taat pada perintah-Nya sampai Tuhan menjemput kita. –ENO/www.renunganharian.net

KESETIAAN TUHAN AKAN JANJI-NYA
SELAYAKNYA KITA RESPONS DENGAN KESETIAAN PULA.