Aku Ciptaan Baru

Bisakah seseorang yang gaptek (gagap teknologi) alias buta pengenalan terhadap perangkat elektronik pintar memperoleh manfaat optimal dari alat tersebut? Mungkinkan seseorang yang tidak mengenal seorang aktor tersohor akan minta waktu berfoto bersamanya tatkala ia berjumpa dengannya? Tentu tidak, sebab persyaratan mengenal tidak terpenuhi.

Rasul Petrus berpesan kepada jemaat agar bertumbuh dalam pengenalan mereka akan Tuhan (ay. 8). Jikalau umat tidak mengenal Tuhan dengan baik dan mendalam, kehidupan kristiani mereka tidak akan optimal. Mengapa? Karena potensi yang dikaruniakan Tuhan tidak terpakai atau tinggal sia-sia saja. Potensi apa? Potensi untuk bertumbuh dan menjadi berkat bagi siapa saja. Potensi untuk memiliki iman, kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, dan kesalehan yang pada gilirannya memampukan seseorang untuk mengasihi saudara seiman dan sesama manusia (ay. 5-7).

Gunanya membaca dan merenungkan firman Tuhan ialah agar kita semakin mengenal Dia. Mengenal-Nya akan membuat kita mengasihi Dia. Selain itu, dengan mengenal Tuhan, kita lebih mengenal diri sendiri. Kenali potensi yang Tuhan berikan kepada kita untuk hidup luhur dan memuliakan Dia. Jangan percaya jika sekitar kita, pengalaman atau suara hati kita sendiri menuduh kita buruk, lemah, dan tidak berguna. Sebaliknya, percayalah apa kata Tuhan tentang kita. Dalam Kristus, kita ini manusia baru-diciptakan baik, berpotensi, dan sanggup memberi manfaat (lih. Ef. 2:10). Hiduplah sesuai dengan potensi itu! -PAD

Jadi, siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru. –PAD/www.renunganharian.net

JADI, SIAPA YANG ADA DI DALAM KRISTUS, IA ADALAH CIPTAAN BARU. -RASUL PAULUS (2 KORINTUS 5:17)