Mengalami Kebaikan Senantiasa

Saya terkadang merasa sedih sekaligus prihatin setiap kali melihat ada orang yang menganggap remeh firman Tuhan. Ketika khotbah disampaikan atau renungan dibacakan, ada saja orang-orang yang tak memperhatikan, tetapi asyik dengan aktivitas lainnya. Ada yang mengobrol dengan sebelahnya, sibuk memainkan gadgetnya, atau sengaja ke luar gedung gereja untuk bercengkerama dengan penjaga parkir. Jika hal semacam ini tidak segera diubah, maka para pelakunya dapat kehilangan banyak berkat dari pemberitaan firman Tuhan.

Bacaan firman hari ini dengan jelas berkata bahwa orang yang memperhatikan firman akan mendapat kebaikan. Ia juga berpotensi menjadi orang yang mengalami kebahagiaan. Ya, orang yang mengalami kuasa firman, ia akan lebih mudah percaya kepada Tuhan. Karena alasan inilah, kita perlu memperhatikan cara kita dalam mendengarkan dan menerima firman. Jangan biarkan ada hal apa pun yang mengaburkan fokus kita pada firman Tuhan. Mintalah agar Tuhan “membajak” hati kita supaya menjadi seperti tanah yang subur, supaya tak ada benih firman yang terbuang percuma atau mati (Mat. 13:23). Hindari pula sikap menyepelekan firman, sekalipun tampaknya sederhana dan sering kita dengar. Asalkan hati kita dalam kondisi baik, maka benih firman itu pun dapat berbuah maksimal.

Kiranya melalui renungan hari ini, kita diingatkan untuk senantiasa memperhatikan firman Tuhan, baik yang kita baca maupun dengar. Karena melaluinya, Tuhan sedang membawa kehidupan kita untuk mengalami kebaikan demi kebaikan. –GHJ/www.renunganharian.net

FIRMAN TUHAN SENANTIASA MEMBAWA KEBAIKAN
BAGI YANG HATINYA TERBUKA MENERIMANYA.