Menentukan Pilihan

Dalam menjalani kehidupan ini, kita seperti berada di persimpangan jalan. Jalan mana yang mau dipilih. Setiap kita berhak untuk menentukan pilihan ke mana langkah kita selanjutnya. Memilih antara yang baik dan buruk, mana yang boleh dan mana yang dilarang, memilih untuk bahagia atau tidak. Pilihan itu akan hadir disertai dengan konsekuensi yang mengikutinya.

Pembacaan Firman hari ini memperlihatkan kepada kita bagaimana umat Israel diperhadapkan dengan sebuah pilihan yang serius sebelum mereka memasuki Tanah Kanaan. Sebagai seorang pemimpin, Musa mempunyai tanggungjawab untuk mempersiapkan umat Israel memasuki Tanah Kanaan. Musa tidak berhenti mengingatkan umat Israel untuk memegang teguh segala perintah Tuhan yang telah diajarkan kepada mereka selama dalam perjalanan di padang gurun. Mengapa demikian? Karena Allah menghendaki agar umat Israel tetap taat melakukan kehendak-Nya dimana saja dan kapan saja, bahkan ditengah-tengah kehidupan bangsa yang tidak mengenal Allah. Namun jika tidak hidup di dalam kehendak Tuhan maka kutuklah yang akan diterima sebagai konsekuensi atas ketidaktaatan. Seperti yang disaksikan pula oleh Rasul Paulus dalam bacaan kedua hari ini bahwa setiap orang akan menerima upah dari apa yang telah dilakukan. Upah dari ketaatan adalah berkat ketidaktaatan pada perintah Tuhan adalah kutuk.

TUHAN Allah berjanji memberikan berkat bagi setiap orang yang mau mendengar dan taat pada perintah-Nya, dan kutuk bagi yang berjalan diluar kehendak Allah. TUHAN adalah Allah yang adil, sehingga akan diberikan kepada kita setimpal dengan apa yang kita lakukan. Sebelum menentukan pilihan, pertimbangkanlah terlebih dahulu segala sesuatu dengan matang. Ketaatan kepada Tuhan akan memampukan setiap kita untuk menentukan pilihan yang tepat untuk menyambut berkat di masa depan sesuai janji Tuhan. Ingatlah bahwa setiap pilihan yang diambil hari ini menetukan tindakan yang akan kita perankan hari esok. (FAO)

 

Bacaan Alkitab: Wahyu 4: 1-11; 1 Timotius 6: 1-10

Doa: TUHAN pimpinlah kami untuk menjadi bijak menentukan pilihan dalam menjalani hidup. AMIN.