Kemenangan Masa Lalu

Ketika ditanya mengapa ia yakin bisa menang melawan Goliat, Daud menjawab dengan menceritakan bagaimana Tuhan menolongnya melawan singa dan beruang. “Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya” (ay. 34- 35). Rasanya konyol menyamakan Goliat dengan binatang buas. Namun, di balik jawaban itu terdapat sebuah keyakinan kuat bahwa jika Tuhan mampu menolongnya melawan musuh yang kecil, Tuhan juga sanggup menolongnya melawan musuh yang besar.

Keyakinan seperti itulah yang seharusnya juga kita miliki. Firman Tuhan berkata bahwa Dia tidak pernah berubah. Jika Allah sanggup menolong kita pada masa lalu, Dia juga bisa menolong kita saat ini dan nanti. Ketika menghadapi masalah, ingatlah kemenangan kecil yang pernah kita alami pada masa lalu. Lihatlah bagaimana Tuhan menolong kita dulu. Ingatkan diri kita bahwa Tuhan yang sama, yang pernah menolong kita dulu, mampu dan mau menolong kita sekarang.

Masalah apa yang Anda hadapi sekarang? Kesulitan apa yang menghadang langkah Anda saat ini? Apa pun anugerah yang Anda butuhkan saat ini, tengoklah ke belakang, ketika Tuhan menolong Anda dulu dan ingatkan diri Anda bahwa Dia tidak pernah berubah. Dia yang pernah menolong Anda dulu, masih sanggup menolong Anda sekarang. –DP/www.renunganharian.net

KEMENANGAN PADA MASA LALU ADALAH PENGINGAT BAHWA TUHAN MASIH BERKUASA DULU, SEKARANG, DAN SAMPAI SELAMA-LAMANYA.